Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintahan

Pentahbisan MGR Bernardus Bofitwos Baru, OSA, Dihadiri Menteri HAM Natalius Pigai dan Sejumlah Gubernur

46
×

Pentahbisan MGR Bernardus Bofitwos Baru, OSA, Dihadiri Menteri HAM Natalius Pigai dan Sejumlah Gubernur

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, NemangkawiPos.com – Menteri HAM RI, Natalius Pigai, menghadiri Pentahbisan Uskup Keuskupan Timika, MGR. Bernardus Bofitwos Baru, OSA., yang berlangsung di Gereja Katedral Paroki Tiga Raja Timika, Rabu (14/05/2025).

Turut hadir dalam perayaan sakral ini sejumlah tokoh penting, antara lain Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Bupati Mimika Johannes Rettob, Bupati Maybrat Karel Murafer, Sekda Maybrat Ferdinandus, serta Pj. Sekda Mimika Petrus Yumte.

Misa pentahbisan ini menjadi momen bersejarah bagi Keuskupan Timika dan seluruh umat Katolik di Papua, khususnya di Mimika, dengan ditahbiskannya MGR Bernardus Bofitwos Baru, OSA., sebagai Uskup baru, mengakhiri masa kepemimpinan sementara yang sebelumnya dijalankan oleh RD. Marthen Kuayo pasca wafatnya MGR John Philip Saklil pada 3 Agustus 2019.

Baca Juga :

Dalam sambutannya, Menteri HAM Natalius Pigai menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pengangkatan MGR Bernardus sebagai gembala baru Keuskupan Timika. Ia juga menegaskan pentingnya peran gereja dalam membangun perdamaian dan keadilan, khususnya di Papua.

“Saya berdiri di sini bukan sendiri. Menteri yang beragama Katolik ada tujuh orang. Namun, meski kami banyak, tanpa dukungan dari gereja kami tidak bisa berbuat banyak. Bapak Uskup, selamat bekerja dan melayani; jadilah gembala yang baik bagi Keuskupan Timika,” ujar Natalius.

Pentahbisan dipimpin oleh Penahbis Utama, Duta Besar Vatikan untuk Indonesia MGR. Piero Pioppo, serta dua penahbis lainnya yakni MGR. Petrus Canisius Mandagi, MSC. dan MGR. Hilarion Datus Lega. Acara ini juga dihadiri Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), MGR. Antonius Subianto Bunjamin, OSC., bersama 37 Uskup dari seluruh Indonesia.

Dalam khotbahnya, MGR Bernardus mengusung moto “Akulah Pintu”, yang mencerminkan semangat pastoralnya. Ia menekankan tiga sikap utama yang akan menjadi dasar pelayanannya di Keuskupan Timika: mendengarkan, terbuka dan berdialog, serta rela bekerja sama membangun cita-cita bersama umat.

Prosesi misa berlangsung dengan penuh khidmat dan sukacita. Ribuan umat memadati area gereja hingga ke halaman luar. Nuansa sakral berpadu dengan semangat budaya lokal, ditandai dengan penampilan tarian adat Papua sebagai bentuk penghormatan kepada Uskup baru, menjadikan perayaan ini unik dan sarat makna.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *