Example floating
Example floating
pemerintah kabupaten Mimika

Pemkab Mimika Tinjau Pembangunan Bandara Distrik Hoya, Targetkan Selesai Akhir Tahun

682
×

Pemkab Mimika Tinjau Pembangunan Bandara Distrik Hoya, Targetkan Selesai Akhir Tahun

Sebarkan artikel ini

Capt: Asisten Bupati II Frans Kambu, Kepala Dinas Perhubungan Jania B. Rante Danun, dan Kepala Bidang Perhubungan Udara Elcardobes Sapakoly saat meninjau langsung proses pembangunan lapangan terbang di Distrik Hoya. Foto: Nadya.

Example 468x60

TIMIKA,nemangkawipos.com – Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika melakukan monitoring dan evaluasi pembangunan lapangan terbang (lapter) di Distrik Hoya pada Jumat, 20 Juni 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Bupati II Frans Kambu, Kepala Dinas Perhubungan Jania B. Rante Danun, Kepala Bidang Perhubungan Udara Elcardobes Sapakoly, serta tokoh masyarakat setempat, J. Uamang.

Asisten Bupati II, Frans Kambu, menyampaikan bahwa kehadiran tim Pemkab Mimika di lokasi merupakan instruksi langsung dari Bupati dan Wakil Bupati Mimika.

“Kami diperintahkan langsung oleh Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Tidak cukup hanya bicara dari jauh, kita harus melihat sendiri dan mendengar langsung aspirasi masyarakat. Semua keluhan masyarakat akan kami tindak lanjuti,” ujar Frans.

Baca Juga :

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjaga keamanan dan mendukung penuh pembangunan bandara tersebut.

“Pembangunan bandara ini memang tidak mudah karena kondisi medan yang sulit, namun pemerintah berkomitmen menyelesaikannya. Kami harapkan tujuh gereja di Hoya bersatu mendukung proyek ini. Target Bupati dan Wakil Bupati adalah menyelesaikan bandara di semua distrik yang belum dijangkau pesawat, termasuk Hoya dan Bela, pada tahun ini. Setelah itu, akan dilakukan uji coba pendaratan (test landing), dan tahun depan pesawat subsidi perintis sudah bisa beroperasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Jania Basri, menjelaskan bahwa pekerjaan tahap pertama telah rampung 100 persen.

“Tahap satu sudah selesai sejak November tahun lalu. Pada tahap ini, kami memotong gunung dan melakukan land clearing sepanjang 450 meter hingga ke gorong-gorong berdiameter 4 meter. Tahun ini, kami lanjutkan pemotongan bukit sejauh 100 meter lagi, sehingga total panjang runway menjadi 550 meter, sesuai standar untuk pesawat jenis Karavan,” jelas Jania.

Ia menambahkan, selain pengerjaan runway, pembangunan gedung operasional bandara juga akan dilakukan tahun ini. Targetnya, seluruh pekerjaan rampung sebelum akhir tahun dan test landing bisa dilakukan.

Dari pihak masyarakat, E. Uamang, mewakili tujuh gereja dan warga Hoya, menyuarakan dukungan penuh terhadap pembangunan bandara dan meminta agar proyek ini tidak lagi tertunda.

“Atas nama masyarakat dan tujuh gereja di Hoya, kami menyampaikan bahwa bandara ini harus diselesaikan. Kami benar-benar kesulitan hidup tanpa akses transportasi yang layak. Tolong jangan ditunda lagi,” tegasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *