pemerintah kabupaten Mimika

Pemkab Mimika Matangkan Arah Pembangunan 2027, Fokus Pendidikan hingga Konektivitas Wilayah

1
×

Pemkab Mimika Matangkan Arah Pembangunan 2027, Fokus Pendidikan hingga Konektivitas Wilayah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Pemerintah Kabupaten Mimika mulai menyusun langkah strategis menuju pembangunan yang lebih merata dan berdampak langsung bagi masyarakat melalui Forum Perangkat Daerah 2026.

Forum yang digelar selama dua hari, 26–27 Maret 2026 di Aula Kantor Bappeda Mimika ini menjadi ruang sinkronisasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyiapkan arah pembangunan tahun 2027.

Sejumlah isu strategis menjadi perhatian dalam forum tersebut, mulai dari:

Baca Juga :
1. penguatan infrastruktur pendidikan.       2. peningkatan kualitas layanan kesehatan
3. pengembangan ekonomi loka.                    4. pembangunan infrastruktur dasar
5. pemberdayaan perempuan dan keluarga
6. penanganan konflik sosial
7. pengembangan pariwisata

Selain itu, pemerintah juga mendorong transformasi melalui penguatan teknologi, inovasi, konsep smart city, hingga ketahanan pangan dan sosial.

Seluruh agenda tersebut disusun secara terintegrasi untuk memastikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Johannes Rettob: Pendidikan dan Infrastruktur Jadi Prioritas Dalam forum tersebut, Bupati Mimika Johannes Rettob menegaskan bahwa arah pembangunan ke depan akan difokuskan pada sektor-sektor mendasar yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Salah satu perhatian utama adalah pemerataan fasilitas pendidikan, khususnya pada jenjang PAUD dan TK.

“Di beberapa distrik, fasilitas pendidikan usia dini belum tersedia, sementara di Timika justru jumlahnya lebih banyak dibandingkan sekolah dasar,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi ini akan dibenahi melalui pendekatan berbasis data agar distribusi layanan pendidikan lebih merata hingga ke wilayah pesisir dan terpencil.

Di sektor infrastruktur, pemerintah daerah memprioritaskan pembangunan konektivitas jalan dan jembatan guna membuka keterisolasian wilayah. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap dengan skema kolaborasi, termasuk melibatkan pihak swasta.

“Pelaksanaan pembangunan diarahkan lebih akuntabel melalui skema multi-years berbasis progres fisik,” jelasnya.

Selain pendidikan dan infrastruktur, sektor kesehatan juga menjadi fokus utama. Pemerintah Kabupaten Mimika menargetkan peningkatan kapasitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) agar mampu menjadi pusat rujukan layanan kesehatan di Papua, termasuk penyediaan fasilitas medis modern.

Akses Darat ke Pesisir Mulai Dimatangkan Pemerintah juga mulai mematangkan rencana pembukaan akses darat menuju wilayah pesisir yang selama ini masih bergantung pada transportasi laut.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Septinus Timang: Sinergi OPD Jadi Kunci

Kepala Bappeda Mimika, Septinus Timang, menegaskan bahwa forum ini merupakan ruang strategis untuk merumuskan arah pembangunan daerah secara komprehensif.

“Isu-isu strategis yang dibahas mencerminkan fokus pembangunan Mimika ke depan yang tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga aspek sosial, ekonomi, hingga transformasi digital,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa sinergi lintas perangkat daerah menjadi faktor utama agar setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap setiap kebijakan yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta mampu mendorong pembangunan yang merata hingga ke pelosok.

Dengan perencanaan yang lebih terintegrasi, Mimika diarahkan menuju pembangunan yang tidak hanya tumbuh, tetapi juga berkeadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *