Example floating
Example floating
pemerintah kabupaten Mimika

Pemkab Mimika Gelar Bimtek Penguatan Ormas dan Luncurkan Aplikasi “Menok Sidak Kanda”

376
×

Pemkab Mimika Gelar Bimtek Penguatan Ormas dan Luncurkan Aplikasi “Menok Sidak Kanda”

Sebarkan artikel ini

Capt: Foto bersama tamu undangan, peserta, dan panitia usai pembukaan Bimtek Penguatan Kapasitas Ormas yang digelar oleh Bakesbangpol Mimika di Hotel Grand Tembaga, Selasa (29/07/2025).

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar bimbingan teknis (bimtek) penguatan kapasitas organisasi kemasyarakatan (ormas), Selasa (29/07/2025), di Hotel Grand Tembaga, Timika.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai elemen masyarakat, seperti ketua kerukunan, paguyuban, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta tokoh masyarakat. Bimtek difokuskan pada ketahanan ekonomi, sosial, dan budaya, serta penguatan kerukunan umat beragama dan penghayat kepercayaan. Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan dan Pengawasan Ormas melalui Bimtek dan Aplikasi Menok Sidak Kanda.”

Acara secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Yakobus Kareth. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa ormas memiliki peran strategis dalam memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga :

“Ormas tidak hanya menjadi penyambung aspirasi rakyat, tetapi juga penggerak pembangunan sosial, ekonomi, serta penjaga nilai-nilai kebangsaan,” kata Yakobus.

Ia menambahkan bahwa tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut ormas untuk terus beradaptasi, termasuk dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Sebagai bentuk inovasi, Pemkab Mimika melalui Kesbangpol turut meluncurkan aplikasi “Menok Sidak Kanda” yang dirancang untuk mendukung transparansi dan efisiensi tata kelola ormas.

Aplikasi ini menyediakan sejumlah fitur penting, seperti: Pendaftaran dan pelaporan kegiatan ormas secara daring, Verifikasi legalitas dan pembinaan kelembagaan,

Ruang komunikasi interaktif antara ormas dan pemerintah, dan Pemetaan kontribusi ormas dalam pembangunan daerah.

Yakobus berharap aplikasi tersebut dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh ormas, agar mampu menjadi sarana transformasi digital menuju kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat sipil.

“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan ormas akan menciptakan pemerintahan yang lebih partisipatif, inklusif, dan berkeadilan,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *