Example floating
Example floating
pemerintah kabupaten Mimika

Pemkab Mimika Fokuskan Pembangunan Wilayah Pesisir dan Pegunungan dalam Musrenbang RKPD 2026

133
×

Pemkab Mimika Fokuskan Pembangunan Wilayah Pesisir dan Pegunungan dalam Musrenbang RKPD 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA,nemangkawipos.com – Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, yang dilaksanakan di Aula Kantor Bappeda Mimika, Selasa (22/4/2025).

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.M., didampingi Wakil Bupati Emanuel Kemong dan Ketua DPRD Mimika, Primus Natikapareyau, A.Md. Turut hadir Kepala Bappeda Mimika, Ir. Yohana Paliling, M.Si., dan perwakilan Bappeda Provinsi Papua Tengah.

Dalam sambutannya, Bupati Rettob menegaskan bahwa RKPD 2026 akan memfokuskan pembangunan pada peningkatan infrastruktur dasar, khususnya di wilayah pesisir dan pegunungan, guna mempercepat pemerataan layanan publik.

Baca Juga :

“Pembangunan harus dimulai dari wilayah-wilayah yang selama ini belum tersentuh secara maksimal. Infrastruktur dasar harus menjadi fondasi utama untuk pendidikan, kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Rettob.

1. Peningkatan kualitas SDM tenaga pendidik untuk menunjang Indeks Pembangunan Manusia (IPM);

2. Percepatan layanan kesehatan menuju “Mimika Sehat”;

3. Pembukaan pusat-pusat ekonomi baru;

Penurunan angka kemiskinan dan pengangguran;

4. Penguatan infrastruktur dasar dan konektivitas antarwilayah.

Beberapa sektor strategis yang menjadi isu prioritas RKPD 2026 meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, penataan ruang, ketertiban dan keamanan (trantibmas), serta perlindungan sosial.

Bupati Rettob juga menekankan bahwa RKPD 2026 merupakan tahun kedua dari pelaksanaan RPJMD 2025–2029, sehingga dibutuhkan sinkronisasi dan kolaborasi multipihak dalam penyusunannya.

“Kolaborasi menjadi kunci. Kita butuh sinergi antara eksekutif, legislatif, TNI/Polri, tokoh agama, adat, LSM, swasta, media, dan seluruh komponen masyarakat. Dengan kerja bersama, kita bisa mewujudkan Mimika yang responsif, energik, transparan, terampil, objektif, dan berdaya saing,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh peserta Musrenbang, termasuk OPD dan pemangku kepentingan lainnya, untuk berpartisipasi aktif dalam merumuskan program prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Musrenbang RKPD 2026 diharapkan menjadi dasar kuat untuk perencanaan anggaran dan pelaksanaan program strategis, sehingga arah pembangunan Mimika dapat berjalan tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *