Example floating
Example floating
HUKRIM

Pangkoops Habema Dampingi Panglima TNI dan Menhan RI pada Kegiatan KPLB dan Peresmian Marshalling Area Jenderal Ahmad Yani di Timika

389
×

Pangkoops Habema Dampingi Panglima TNI dan Menhan RI pada Kegiatan KPLB dan Peresmian Marshalling Area Jenderal Ahmad Yani di Timika

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema Mayjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., mendampingi Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto serta Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin dalam rangkaian kegiatan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dan Peresmian Fasilitas Marshalling Area (MA) Jenderal Ahmad Yani.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Yonif 754/ENK, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Jumat (2/1/2026).

Rangkaian acara diawali dengan upacara Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 115 prajurit TNI menerima kenaikan pangkat luar biasa beserta piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan prestasi dalam pelaksanaan tugas, khususnya di wilayah operasi Papua.

Baca Juga :

Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, menyampaikan bahwa pemberian KPLB merupakan wujud perhatian dan penghargaan pimpinan TNI terhadap prajurit yang menunjukkan kinerja optimal serta pengabdian tinggi dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan negara.

“Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit TNI untuk terus meningkatkan profesionalisme dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Menhan RI.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan bahwa kenaikan pangkat luar biasa diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas pengabdian prajurit TNI.

“Penghargaan dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa ini diberikan kepada prajurit yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan prestasi luar biasa dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Panglima TNI.

Ia juga menambahkan bahwa pemberian KPLB tidak dibatasi, selama didasarkan pada prestasi nyata yang diraih prajurit di lapangan.

“Kenaikan Pangkat Luar Biasa dapat terus diberikan tanpa batasan, sepanjang dilandasi prestasi dan pengabdian yang nyata,” pungkasnya.

Usai kegiatan KPLB, acara dilanjutkan dengan Peresmian Fasilitas Marshalling Area Jenderal Ahmad Yani oleh Menteri Pertahanan RI. Fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI, khususnya Komando Operasi Habema, dalam rangka menjaga stabilitas keamanan yang berkelanjutan serta mendukung percepatan pembangunan nasional di wilayah Papua.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pimpinan pusat dan satuan di wilayah semakin solid, serta mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas TNI dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *