Example floating
Example floating
HUKRIM

Markas DPO KKB Dulla Aibon Digerebek: Aparat Sita Ratusan Amunisi dan Ponsel Milik Anggota Brimob yang Gugur

3
×

Markas DPO KKB Dulla Aibon Digerebek: Aparat Sita Ratusan Amunisi dan Ponsel Milik Anggota Brimob yang Gugur

Sebarkan artikel ini

Caption: Operasi senyap di Nabire membuahkan hasil! Minggu malam (1/3), aparat gabungan TNI-Polri merangsek masuk ke markas DPO KKB pimpinan Dulla Aibon Kogoya. Sempat terjadi baku tembak sengit sebelum kelompok ini kabur ke hutan.

Example 468x60

NABIRE, Nemangkawipos.com — Aparat gabungan TNI-Polri berhasil menguasai markas persembunyian DPO Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Dulla Aibon Kogoya di wilayah Nabire, Minggu malam (1/3/2026). Dalam operasi penegakan hukum yang diwarnai kontak tembak sengit tersebut, kelompok bersenjata yang mengaku sebagai bagian dari Kodap III D itu kocar-kacir melarikan diri ke hutan, meninggalkan timbunan logistik perang dan barang bukti krusial.

​Operasi ini melibatkan Satgas Habema, Satgas Rajawali, dan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026. Baku tembak pecah sekitar pukul 22.40 WIT saat personel mendekati titik koordinat persembunyian mereka.

​Hasil penggeledahan di lokasi mengungkap skala kekuatan kelompok ini. Aparat menyita sedikitnya 561 butir amunisi berbagai kaliber serta 10 magazen untuk senjata jenis SS1 dan AK-101. Selain alat perlengkapan perang, petugas juga mengamankan uang tunai senilai Rp79,9 juta dan sejumlah alat komunikasi berupa 12 unit ponsel serta lima unit handy talky (HT).

Baca Juga :

​Temuan yang paling mencolok adalah dua unit telepon genggam yang diduga kuat merupakan hasil rampasan dari aksi kekerasan sebelumnya. Satu ponsel diidentifikasi milik anggota Brimob Batalion C yang gugur dalam penyerangan tahun lalu, sementara satu unit lainnya diduga milik korban sipil dalam peristiwa pembakaran pos pengamanan PT Kristalin beberapa pekan silam.

​Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menegaskan bahwa penemuan ponsel milik korban tersebut menjadi bukti tak terbantahkan atas keterlibatan kelompok Dulla Aibon dalam rentetan aksi teror di Nabire.

“TNI-Polri tidak akan tinggal diam. Kami akan terus melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap para pelaku hingga mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan pengadilan,” tegas Yusuf.

Senada dengan itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang sengaja diembuskan pihak KKB. Menurutnya, keberhasilan menguasai markas ini merupakan langkah vital untuk memulihkan stabilitas keamanan di Nabire.

​Hingga saat ini, pasukan gabungan masih melakukan penyisiran intensif di area sekitar markas guna memburu para pelaku yang diduga melarikan diri ke medan sulit. Penjagaan di titik-titik rawan juga diperketat untuk mencegah serangan balasan dari kelompok tersebut.

Penulis: StendyEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *