pemerintah kabupaten Mimika

Kepala Bappeda Mimika Tegaskan DPRK Diundang dalam Musrenbang Otsus 2026

3
×

Kepala Bappeda Mimika Tegaskan DPRK Diundang dalam Musrenbang Otsus 2026

Sebarkan artikel ini

Caption: Kepala Bappeda Mimika, Septinus Timang, saat diwawancarai awak media usai kegiatan Musrenbang Otsus 2026. (Foto: Yani)

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Kepala Bappeda Kabupaten Mimika, Septinus Timang, angkat bicara terkait sorotan publik atas ketidakhadiran DPRK dalam kegiatan Musrenbang Otsus 2026. Ia menegaskan bahwa undangan telah disampaikan kepada seluruh pihak terkait, termasuk DPRK.

Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai awak media usai kegiatan Musrenbang Otsus yang berlangsung di Horison Ultima Timika, Selasa (31/03/2026).

Menurut Septinus, Musrenbang Otsus merupakan forum strategis yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, bukan hanya pemerintah daerah semata.

Baca Juga :

“Ini kepentingan kabupaten, bukan hanya DPRK saja, tapi semua stakeholder harus terlibat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa panitia telah menyampaikan undangan kepada berbagai pihak. Namun, terkait ketidakhadiran sejumlah anggota DPRK, ia menduga adanya kendala teknis dalam penyampaian undangan atau komunikasi.

“Mungkin undangannya tidak sampai atau ada komunikasi yang belum tersampaikan dengan baik. Itu yang perlu kita cek kembali,” jelasnya.

Meski demikian, ia memastikan kegiatan Musrenbang tetap dihadiri oleh berbagai unsur penting lainnya, termasuk tokoh masyarakat dan perwakilan stakeholder lainnya.

“Ada tokoh masyarakat yang hadir, ada juga perwakilan lain. Artinya partisipasi tetap ada,” tambahnya.

Menanggapi adanya pernyataan dari pihak DPRK yang menyayangkan tidak dilibatkannya mereka, Septinus menegaskan bahwa pemerintah daerah pada prinsipnya tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi semua pihak untuk terlibat dalam proses perencanaan pembangunan.

“Kalau ada yang merasa tidak diundang, nanti kita cek. Tapi pada prinsipnya semua kita libatkan, karena ini menyangkut arah pembangunan ke depan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran seluruh stakeholder, termasuk DPRK, dalam forum Musrenbang karena keputusan pembangunan daerah harus dihasilkan secara bersama.

“Ini forum bersama, jadi semua pihak sebenarnya wajib hadir dan berkontribusi dalam pembahasan pembangunan,” pungkasnya.

Pemerintah daerah berharap ke depan koordinasi dan komunikasi antar lembaga dapat semakin diperkuat, sehingga seluruh pihak dapat berpartisipasi aktif dalam perencanaan pembangunan Mimika yang lebih baik.

Penulis: StendyEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *