pemerintah kabupaten Mimika

Kehadiran Pemerintah dan Aparat Perkuat Pesan Persaudaraan di Hari Kemenangan

20
×

Kehadiran Pemerintah dan Aparat Perkuat Pesan Persaudaraan di Hari Kemenangan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, nemangkawipos.com – Suasana khidmat bercampur hangatnya kebersamaan mewarnai pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Masjid Al-Ma’rifat, Kelurahan Wania, Distrik Mimika Timur, Sabtu (21/3/2026).

Momen hari kemenangan ini tak sekadar menjadi perayaan umat Muslim, tetapi juga menjelma sebagai simbol nyata toleransi dan persaudaraan antarwarga.

Sejak pagi buta, masyarakat dari berbagai latar belakang tampak berbaur, saling menyapa, dan berjalan bersama menuju masjid. Pemandangan ini memperlihatkan kuatnya nilai kebersamaan yang terus terjaga di tengah keberagaman masyarakat Mimika.

Baca Juga :

Hadir langsung di tengah jemaah, Kepala Distrik Mimika Timur, Raymond Tanser, S.Sos, bersama Kapolsek Mimika Timur, Ipda Alex Soumilena. Kehadiran keduanya disambut hangat oleh masyarakat, sekaligus menjadi simbol kuat dukungan pemerintah dan aparat terhadap harmoni sosial di wilayah tersebut.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan dan rasa syukur atas kedamaian yang terus terjaga di Mimika Timur. Kita semua adalah satu keluarga besar,” ujar Raymond Tanser.

Pengamanan pelaksanaan ibadah dilakukan secara humanis oleh jajaran Polsek Mimika Timur. Aparat tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga aktif berbaur dengan masyarakat, memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman dan nyaman.

Sinergi antara aparat kepolisian dan tokoh pemuda terlihat dalam pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi masjid, sehingga aktivitas ibadah berjalan tertib tanpa hambatan.

Usai pelaksanaan sholat, suasana haru langsung terasa ketika warga saling bersalaman dan bermaaf-maafan tanpa sekat. Tidak ada perbedaan, tidak ada jarak—semua larut dalam suasana persaudaraan.

Khotbah Idul Fitri pun menegaskan pentingnya menjaga hati, mempererat persatuan, dan merawat toleransi sebagai fondasi utama dalam membangun daerah.

Perayaan Idul Fitri di Masjid Al-Ma’rifat tahun ini menjadi potret nyata bahwa keberagaman di Mimika bukanlah sumber perbedaan, melainkan kekuatan yang menyatukan.

Dengan semangat “Eme Neme Yauware” (Bersatu, Bersaudara, Membangun), masyarakat Mimika Timur berkomitmen untuk terus menjaga nilai toleransi dan kebersamaan sebagai modal utama dalam kehidupan bermasyarakat.

Penulis: IwanEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *