Example floating
Example floating
pemerintah kabupaten Mimika

Johannes Rettob Kembali Pimpin PMI Mimika, Tekankan Kerja dengan Hati Nurani

358
×

Johannes Rettob Kembali Pimpin PMI Mimika, Tekankan Kerja dengan Hati Nurani

Sebarkan artikel ini

Caption: Ketua PMI Mimika Johannes Rettob bersama jajaran pengurus PMI Kabupaten Mimika periode 2025–2030 foto bersama usai prosesi pelantikan yang berlangsung di Hotel Horizon Ultima, Sabtu (19/07/2025).

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Bupati Mimika, Johannes Rettob, resmi kembali menjabat sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mimika untuk periode 2025–2030. Ia bersama jajaran pengurus lainnya dilantik secara resmi oleh Ketua PMI Provinsi Papua, Zakius Degei, dalam upacara pelantikan yang digelar di Hotel Horizon Ultima, Sabtu (19/07/2025).

Sebelumnya, Johannes sempat mengundurkan diri dari jabatan tersebut untuk menjaga netralitas saat mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Dalam sambutannya, Johannes Rettob mengingatkan seluruh pengurus dan anggota PMI yang baru dilantik untuk menjalankan tugas dengan hati nurani dan semangat kemanusiaan tanpa pamrih.

Baca Juga :

“Kita pekerja sosial, jangan berpikir dan berharap sesuatu dari itu. Tetap kita bekerja untuk kemanusiaan. Kita jalan, tidak ada pikiran-pikiran lain dalam kepengurusan PMI ini,” tegas Johannes.

Ia menegaskan bahwa PMI hadir sebagai garda terdepan dalam berbagai kondisi darurat, mulai dari bencana alam, konflik sosial, hingga kebutuhan pelayanan darah. Karena itu, kehadiran PMI sangat dibutuhkan oleh masyarakat Mimika.

Salah satu komitmennya dalam masa kepemimpinan kali ini adalah membangun Unit Donor Darah (UDD) di Timika yang bertandar kesehatan dan berorientasi pada pelayanan kemanusiaan.

“Masyarakat di Timika sangat susah kalau butuh darah. Ketika ada yang menelepon PMI, lalu stok darah kosong, kita yang disalahkan. Ini tidak boleh terjadi lagi,” ungkapnya.

Ia mendorong agar PMI Mimika secara aktif melakukan aksi-aksi donor darah secara rutin agar stok selalu tersedia dan bisa langsung disalurkan ke rumah sakit dan masyarakat yang membutuhkan.

“Wujud nyata ini akan kita buat supaya Kabupaten Mimika bisa bagikan darah ke rumah sakit maupun tempat lain yang membutuhkan,” tambah Johannes.

Tak hanya itu, Johannes juga mengapresiasi tumbuhnya semangat Palang Merah Remaja (PMR) di lingkungan sekolah. Menurutnya, pembinaan PMR sangat penting sebagai sarana memperkenalkan nilai-nilai kemanusiaan kepada generasi muda sejak dini.

Example 120x600

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *