Example floating
Example floating
HUKRIM

Geng Begal Biadab Tebas Tangan Pemuda Hingga Putus di Bougenville

159
×

Geng Begal Biadab Tebas Tangan Pemuda Hingga Putus di Bougenville

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com –Keamanan di Kota Timika sedang berada di titik nadir. Sebuah aksi pembegalan sadis yang melampaui batas kemanusiaan mengguncang warga di Jalan Bougenville, tepatnya di lokasi penjualan “Esti” (Es Tiga Ribu), Rabu malam (28/1/2026). Kelompok begal yang bertindak bak monster ini menebas tangan seorang pemuda hingga putus total sebelum menguras harta benda korban.

​Peristiwa horor yang terjadi sekitar pukul 22.37 WIT ini membuktikan bahwa jalanan Timika kini tidak lagi aman bagi warga yang sekadar ingin duduk bersantai. Tragedi bermula saat enam pemuda sedang nongkrong di lokasi kejadian. Tanpa diduga, empat pelaku yang berboncengan dua unit sepeda motor datang menebar maut. Tanpa basa-basi, pelaku langsung melontarkan provokasi panas yang memicu ketegangan.

​Puncaknya, seorang pelaku yang mengenakan hoodie abu-abu turun dan menghunus parang panjang. Dalam kepanikan luar biasa, para korban kocar-kacir menyelamatkan nyawa. Naas bagi Fajar Muhammad Kailem (19) saat berusaha lari, ayunan senjata tajam pelaku mendarat telak dan memutus tangan kirinya. Teriakan histeris korban pecah di tengah malam yang dingin, namun para pelaku justru semakin beringas.

Baca Juga :

​Seolah tak puas telah membuat korban cacat seumur hidup, para bandit ini merampas harta benda milik para pemuda tersebut. Dalam sekejap, mereka menggondol: Dua Unit Motor: Honda Scoopy merah-hitam milik Marselino dan Honda Vario hitam milik Ade Adriansyah. Dua Unit HP: Samsung milik Samsul Hadi dan Poco M60 milik Marselino.

​Dua korban lainnya, Rio Amanda dan Yulianus Rahayaan, memang berhasil menyelamatkan barang-barang mereka, namun kini dalam kondisi trauma berat setelah menyaksikan rekan mereka dibantai di depan mata.

​Seluruh korban kini telah dilarikan ke RSUD Mimika. Luka fisik Fajar mungkin bisa diobati, namun luka psikis bagi warga Timika atas hilangnya rasa aman akan sulit sembuh jika pelaku tidak segera diringkus.

Pihak Polres Mimika menyatakan tengah melakukan penyelidikan intensif untuk memburu identitas keempat predator jalanan tersebut. Publik kini menuntut tindakan tegas—bila perlu tindakan terukur dan mematikan—terhadap para pelaku begal yang telah merusak masa depan pemuda Mimika.

Timika sedang tidak baik-baik saja! Hindari beraktivitas di lokasi sepi pada malam hari. Jangan biarkan Anda menjadi korban berikutnya dari kebiadaban begal yang masih berkeliaran di luar sana.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *