Example floating
Example floating
HUKRIM

Dua Warga Sipil Jadi Korban Penganiayaan di Dekai Yahukimo, Satu Tewas

456
×

Dua Warga Sipil Jadi Korban Penganiayaan di Dekai Yahukimo, Satu Tewas

Sebarkan artikel ini

Caption : Aparat keamanan melakukan pengamanan dan olah TKP pascakejadian penganiayaan warga sipil di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Foto: Dok. Satgas Damai Cartenz

Example 468x60

YAHUKIMO, Nemangkawipos.com — Dalam rentang waktu Kamis malam hingga Jumat pagi, 25–26 Desember 2025, terjadi dua peristiwa penganiayaan berat terhadap warga sipil pendatang di wilayah Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo. Dari dua kejadian tersebut, satu korban meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dekai.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa peristiwa pertama terjadi pada Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 20.45 WIT di Jalan Sosial Matoa, Distrik Dekai.

“Korban bernama Ramli S (51) ditemukan meninggal dunia di tempat kejadian perkara dengan luka bacok pada bagian leher. Korban diduga dianiaya oleh lima orang pelaku tidak dikenal yang menggunakan senjata tajam,” ujar Brigjen Faizal dalam keterangannya.

Baca Juga :

Selain luka fatal di leher, korban juga mengalami luka bacok pada telapak tangan serta luka robek di pergelangan tangan kiri.

“Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban sempat meminta air minum. Tidak lama kemudian korban ditemukan tersungkur di jalan dalam kondisi bersimbah darah, sementara para pelaku melarikan diri,” tambahnya.

Menindaklanjuti laporan warga, personel gabungan Polres Yahukimo, Brimob BKO, dan Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 segera mendatangi lokasi, mengamankan TKP, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta mengevakuasi korban ke RSUD Dekai sebelum dibawa ke ruang jenazah.

Sementara itu, peristiwa kedua terjadi pada Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 09.00 WIT di sebuah bengkel motor di Jalan Papua, Distrik Dekai. Seorang warga pendatang bernama Ardi (45) menjadi korban penganiayaan berat oleh orang tidak dikenal menggunakan senjata tajam.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa korban mengalami luka serius.

“Korban mengalami luka tusuk atau sobek pada bagian leher belakang kiri serta luka sobek pada tangan kanan akibat serangan senjata tajam,” ungkap Kombes Adarma.

Menurutnya, korban masih sempat memberikan keterangan singkat kepada warga sekitar sebelum dievakuasi.

“Korban menyampaikan bahwa dirinya telah ditikam. Selanjutnya korban segera dibawa warga ke RSUD Dekai. Saat ini korban dalam kondisi sadar dan masih menjalani perawatan intensif,” jelasnya.

Menyikapi dua kejadian tersebut, aparat gabungan Polres Yahukimo dan Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 meningkatkan pengamanan dengan melakukan olah TKP lanjutan, patroli gabungan, serta razia di sejumlah titik rawan di wilayah Kota Dekai.

Aparat menduga kedua peristiwa saling berkaitan dan mengarah pada aktivitas kelompok bersenjata KKB Kodap XVI Yahukimo.

“Kami terus melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku guna menegakkan hukum, memberikan keadilan bagi korban, serta menjamin rasa aman masyarakat Yahukimo,” tegas Kombes Adarma.

Aparat keamanan juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melapor kepada pihak berwenang apabila memperoleh informasi terkait kedua peristiwa tersebut.

Peristiwa kekerasan terhadap warga sipil ini terjadi di tengah suasana perayaan Hari Raya Natal, dan dinilai mencederai rasa kemanusiaan serta keamanan masyarakat di Kabupaten Yahukimo.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *