Example floating
Example floating
pemerintah kabupaten Mimika

Buka Musrenbang Distrik Iwaka, Asisten I Setda Mimika Tekankan Skala Prioritas Berbasis Kebutuhan Riil Masyarakat

2
×

Buka Musrenbang Distrik Iwaka, Asisten I Setda Mimika Tekankan Skala Prioritas Berbasis Kebutuhan Riil Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Caption: Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Ananias Faot, menghadiri Musrenbang RKPD 2026 di Distrik Iwaka (2/3). Dalam forum strategis ini, pemerintah menekankan pentingnya aspirasi "bottom-up" agar pembangunan tidak melenceng dari kebutuhan rakyat.

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com — Pemerintah Kabupaten Mimika resmi memulai tahapan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Ananias Faot, hadir membuka forum tersebut di Distrik Iwaka, Senin (2/3/2026).

​Dalam sambutannya, Ananias menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan instrumen vital untuk menjamin pembangunan daerah berjalan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel. Forum ini menjadi wadah bagi masyarakat tingkat kampung hingga distrik untuk menyuarakan aspirasi yang akan dikonversi menjadi kebijakan daerah.

​Ananias menyoroti bahwa setiap usulan yang lahir dari Distrik Iwaka harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas. Ia meminta seluruh pemangku kepentingan untuk tidak hanya sekadar mengusulkan proyek, tetapi memastikan usulan tersebut memiliki dampak terukur.

Baca Juga :

​”Melalui Musrenbang ini, kita membangun komitmen bersama untuk mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Program yang direncanakan harus benar-benar mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan,” ujar Ananias.

Meski Distrik Iwaka dinilai memiliki potensi sumber daya alam dan manusia yang besar, Ananias tidak menampik adanya tantangan klasik yang masih membayangi. Beberapa poin krusial yang menjadi catatan pemerintah daerah antara lain:                      1. Keterbatasan infrastruktur dasar antarwilayah.
2. Pemerataan akses layanan pendidikan dan kesehatan.
3. Optimalisasi pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.
4. Peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat distrik.

​Mengingat adanya keterbatasan anggaran daerah, Ananias mengimbau peserta musyawarah untuk jeli dalam menyusun skala prioritas. Ia mendorong agar usulan yang diajukan benar-benar menyentuh aspek kemandirian ekonomi dan percepatan aksesibilitas wilayah.

​”Keberhasilan pembangunan adalah hasil kerja kolaboratif. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa masukan konstruktif dari masyarakat sebagai penerima manfaat. Saya berharap usulan yang dihasilkan dari Iwaka adalah usulan yang tepat sasaran,” pungkasnya.

Kegiatan Musrenbang ini dihadiri oleh jajaran perangkat distrik, kepala kampung, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis di lingkup Pemkab Mimika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *