Example floating
Example floating
DPR

Benyamin Sarira Serap Aspirasi Warga Kamoro Jaya: Jalan, Drainase, dan Air Bersih Jadi Keluhan Utama

415
×

Benyamin Sarira Serap Aspirasi Warga Kamoro Jaya: Jalan, Drainase, dan Air Bersih Jadi Keluhan Utama

Sebarkan artikel ini

Capt: Anggota DPRK Mimika dari Fraksi PKB, Benyamin Sarira, saat menyerahkan bantuan kepada perwakilan warga Kelurahan Kamoro Jaya dalam kegiatan Reses Tahap II Tahun 2025, Sabtu (11/10/2025). Foto: Stendy/Nemangkawi Pos.

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Benyamin Sarira, menggelar Reses Tahap II Tahun 2025 di Kelurahan Kamoro Jaya RT 28, Lorong Torabika, pada Sabtu (11/10/2025). Dalam kegiatan tersebut, Benyamin didampingi oleh Kepala Kelurahan Kamoro Jaya, Musdalifa.

Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan bahwa pelaksanaan reses merupakan amanat undang-undang sekaligus kewajiban setiap anggota dewan untuk turun langsung ke lapangan menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

“Reses ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat untuk bertatap muka langsung dengan konstituen. Saya hadir di sini karena kepercayaan bapak dan ibu sekalian. Sebagai Ketua Fraksi PKB, saya berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat Inauga agar bisa masuk dalam perencanaan pembangunan daerah dan Renja OPD Tahun Anggaran 2026,” ujar Benyamin.

Baca Juga :

Ia menambahkan, seluruh masukan dari masyarakat akan diperjuangkan agar dapat direalisasikan melalui program APBD Tahun 2026 sesuai dengan arah RPJMD Kabupaten Mimika.

“Segala aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami tampung dan masukkan ke dalam pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD untuk diteruskan ke dinas terkait,” jelasnya.

Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi.

Frengki, warga Lorong Torabika, mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang terlalu tinggi sehingga menyebabkan rumah warga tergenang air setiap kali hujan turun.

“Jalan kami di Torabika terlalu tinggi, rumah-rumah jadi lebih rendah dan sering kemasukan air. Gereja kami pun ikut kebanjiran. Kami juga minta perhatian untuk air bersih, karena air di sini sangat keruh,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi Posyandu di wilayah tersebut juga memprihatinkan karena mudah tergenang air ketika hujan. Menurutnya, usulan perbaikan telah beberapa kali disampaikan dalam musrenbang, namun belum juga terakomodir.

Sementara itu, Piet Jitmau, Ketua RT di Inauga, menyampaikan persoalan serupa terkait banjir dan drainase. Ia juga meminta perhatian untuk perbaikan jalan tembus ke Bintang Timur, serta penataan pembuangan limbah ternak babi agar lebih tertib dan higienis.

“Di Torabika ini banyak warga dari berbagai suku, jadi perlu penataan lingkungan, termasuk penerangan jalan dan drainase,” kata Piet.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Benyamin Sarira menyampaikan apresiasi atas keaktifan warga dalam menyampaikan aspirasi. Ia menegaskan bahwa seluruh masukan akan diperjuangkan dan dimasukkan ke dalam Pokir DPRD Mimika.

“Masalah kebersihan dan sampah memang menjadi isu utama di Mimika. Pemerintah sudah punya bank sampah agar sampah organik dan anorganik bisa dipilah dan bernilai ekonomi. Tapi ini tanggung jawab bersama. Mari mulai dari lingkungan kita sendiri dan biasakan tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.

Usai kegiatan reses, Benyamin Sarira menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat berupa sembako, speaker aktif, kursi untuk gereja, serta peralatan pertanian seperti tangki semprot.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat agar bisa direalisasikan dalam program pembangunan tahun mendatang.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *