pemerintah kabupaten Mimika

Atasi Krisis Air Bersih, Pemkab Mimika Gandeng Swasta Kelola Fasilitas di Wilayah Pesisir

21
×

Atasi Krisis Air Bersih, Pemkab Mimika Gandeng Swasta Kelola Fasilitas di Wilayah Pesisir

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com  – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika memastikan akan melakukan pembenahan menyeluruh terhadap fasilitas air bersih di sejumlah wilayah, sekaligus menggandeng pihak ketiga untuk pengelolaan secara profesional.

Kepala Dinas PUPR Mimika, Innosensius Yoga Pribadi, mengatakan langkah ini diambil karena selama ini banyak fasilitas air bersih yang mengalami kerusakan dan tidak dapat dikelola optimal oleh masyarakat di tingkat kampung maupun distrik.

“Ketika terjadi kerusakan, masyarakat mengembalikan ke PUPR karena terkendala biaya dan kemampuan teknis,” ujarnya usai apel gabungan di pusat pemerintahan Mimika, Senin (30/3/2026).

Baca Juga :

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran untuk penanganan menyeluruh terhadap berbagai persoalan sistem air bersih yang ada.

Setelah dilakukan perbaikan, pengelolaan fasilitas tidak lagi diserahkan kepada masyarakat, melainkan kepada pihak ketiga yang memiliki kapasitas profesional melalui skema kerja sama kontrak dengan PUPR.

“Pengelolaan akan diserahkan kepada tenaga profesional agar pelayanan air bersih dapat berjalan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Sejumlah wilayah yang menjadi fokus penanganan antara lain Kokonao dan Potowaiburu di Mimika Barat Jauh, Kapiraya dan Urumuka Mapuruka di Mimika Barat Tengah, Atuka di Mimika Tengah, serta Manasari dan Nayaro.

Selain itu, PUPR juga akan membangun sistem baru berbasis desalinasi di wilayah Ipaya yang nantinya langsung dikelola oleh tenaga profesional.

“Pengelola akan menempatkan tenaga di lapangan, termasuk mekanik, sehingga jika terjadi gangguan dapat segera ditangani,” katanya.

Yoga juga menyoroti kerusakan fasilitas yang kerap terjadi akibat rendahnya kesadaran masyarakat, termasuk hilangnya komponen penting seperti panel surya (solar cell) dan inverter yang digunakan untuk operasional pompa air.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun pemerintah.

“Kalau sudah dibangun, tolong dijaga bersama. Ini untuk kepentingan masyarakat sendiri,” tegasnya.

Penulis: StendyEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *