pemerintah kabupaten MimikaPemerintahan

Kopdes Merah Putih Nawaripi Resmi Kelola Pelabuhan Ikan Pomako, Babak Baru Kebangkitan Ekonomi Pesisir Mimika

8
×

Kopdes Merah Putih Nawaripi Resmi Kelola Pelabuhan Ikan Pomako, Babak Baru Kebangkitan Ekonomi Pesisir Mimika

Sebarkan artikel ini

Capt: Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun, saat menandatangani nota kesepahaman (MoU) pengelolaan Pelabuhan Perikanan Pomako bersama Dinas Perikanan Kabupaten Mimika yang memberikan mandat pengelolaan kepada Koperasi Desa Merah Putih Nawaripi. Foto: Stendy.

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Langkah besar menuju penguatan ekonomi masyarakat pesisir mulai diwujudkan di Kabupaten Mimika. Pemerintah Kampung Nawaripi bersama Dinas Perikanan Kabupaten Mimika resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang memberikan mandat pengelolaan kawasan Pelabuhan Perikanan Pomako kepada Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Nawaripi.

Kesepakatan yang dicapai pada Jumat (31/7/2026) itu menjadi tonggak penting dalam upaya menghadirkan model pengelolaan pelabuhan berbasis masyarakat. Pengelolaan tidak lagi sekadar berorientasi pada aktivitas perikanan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat perekonomian kampung dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun, kepada Nemangkawipos.com mengatakan kerja sama tersebut merupakan hasil komunikasi yang baik antara pemerintah kampung dengan Dinas Perikanan Kabupaten Mimika.

Baca Juga :

“Ini menjadi pencapaian yang sangat berarti bagi masyarakat Nawaripi. Permohonan yang kami ajukan mendapat respons positif dari Dinas Perikanan. Kami bersyukur karena koperasi kini memiliki ruang untuk berkembang dan melayani masyarakat pesisir,” ujarnya.

Penandatanganan MoU disaksikan langsung oleh Kepala Kampung Nawaripi Norman Ditubun, anggota Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam) Moses Aikawe yang juga menjabat Wakil Ketua Kopdes Merah Putih Nawaripi, serta investor Jemi. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan adanya kolaborasi antara pemerintah kampung, masyarakat, dan pihak swasta dalam membangun ekonomi lokal.

Menjadi Pusat Ekonomi Nelayan
Melalui kerja sama ini, Kopdes Merah Putih Nawaripi tidak hanya akan mengelola aktivitas perdagangan hasil laut, tetapi juga mengembangkan berbagai layanan yang dibutuhkan masyarakat pesisir.

Unit usaha koperasi akan melayani pembelian hasil tangkapan nelayan, penyediaan sembako, air bersih, bahan bakar minyak (BBM), hingga berbagai kebutuhan pokok lainnya. Lokasi usaha yang berada di kawasan Pelabuhan Perikanan Pomako dinilai sangat strategis karena menjadi titik berkumpulnya nelayan dari berbagai kampung pesisir di Mimika.

Ke depan, koperasi juga akan memperluas layanan dengan menyediakan bahan bangunan serta sistem pemesanan melalui telepon sehingga masyarakat di kampung-kampung pesisir dapat memperoleh kebutuhan tanpa harus datang ke Kota Timika.

Norman menjelaskan bahwa pengembangan Kopdes Merah Putih Nawaripi merupakan bagian dari implementasi program nasional yang mendorong koperasi desa menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan koperasi harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi warga melalui pelayanan yang cepat, harga yang terjangkau, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat kampung.

“Kami ingin koperasi ini benar-benar menjadi milik masyarakat. Semua usaha yang dijalankan harus memberikan manfaat langsung kepada nelayan dan warga pesisir,” katanya.

Pengembangan koperasi juga mendapat suntikan modal awal sebesar Rp500 juta dari investor. Dukungan tersebut diharapkan mempercepat operasional koperasi sehingga mampu berkembang lebih cepat dibanding koperasi lain di wilayah pesisir.

Dengan modal tersebut, koperasi diproyeksikan menjadi pusat distribusi hasil perikanan sekaligus pusat pelayanan logistik masyarakat pesisir. Dinas Perikanan Kabupaten Mimika memastikan akan terus memberikan pendampingan teknis agar pengelolaan pelabuhan berjalan sesuai standar operasional.

Sebelumnya, dinas juga telah menyerahkan satu unit bangunan di kawasan Pelabuhan Perikanan Pomako yang akan dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan usaha Kopdes Merah Putih Nawaripi. Selain menampung hasil tangkapan ikan, koperasi juga didorong untuk membeli komoditas lain seperti kepiting dan hasil laut lainnya agar nilai ekonomi nelayan terus meningkat.

Dalam kesempatan itu, Norman menegaskan Pemerintah Kampung Nawaripi siap mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika, khususnya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kampung.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah kampung, koperasi, dan investor merupakan langkah strategis untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.

Sebagai tindak lanjut kerja sama tersebut, Dinas Perikanan, Pemerintah Kampung Nawaripi, dan pengurus Kopdes Merah Putih dijadwalkan melakukan peninjauan langsung ke lokasi bangunan yang akan dikelola di kawasan Pelabuhan Perikanan Pomako pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Pengelolaan pelabuhan oleh koperasi diharapkan menjadi model baru pembangunan ekonomi berbasis kampung di Mimika, di mana masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi pelaku utama yang menggerakkan roda ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *