HUKRIM

Kontak Tembak di Yahukimo, 3 Anggota KKB Tewas! Aparat Amankan Rentetan Barang Bukti Mematikan

34
×

Kontak Tembak di Yahukimo, 3 Anggota KKB Tewas! Aparat Amankan Rentetan Barang Bukti Mematikan

Sebarkan artikel ini

Caption Foto: Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo mengamankan barang bukti hasil operasi penegakan hukum terhadap KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue di kawasan KM 4 Logpon, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Jumat (17/7/2026).

Example 468x60

YAHUKIMO, Nemangkawipos.com – Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo dan Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimobda Papua melaksanakan operasi penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue pimpinan DPO Ronal Heluka di kawasan KM 4 Logpon, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Jumat (17/7/2026). Dalam operasi tersebut, tiga anggota kelompok bersenjata dinyatakan meninggal dunia setelah terjadi kontak tembak dengan petugas.

Berdasarkan keterangan resmi Satgas Operasi Damai Cartenz-2026, ketiga anggota KKB yang meninggal dunia telah diidentifikasi sebagai Roni Rubis, Kumis Passae, dan Orgenes Bayage, yang disebut merupakan bagian dari KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan operasi dilakukan setelah aparat memperoleh informasi intelijen mengenai keberadaan kelompok bersenjata yang diduga menggunakan sebuah rumah persinggahan di kawasan Logpon, KM 4, Distrik Dekai, sebagai lokasi aktivitas.

Baca Juga :

“Setelah seluruh informasi diverifikasi dan dianalisis, tim gabungan melaksanakan operasi untuk mencegah terjadinya aksi kekerasan bersenjata yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat,” ujar Yusuf Sutejo.

Menurutnya, kelompok tersebut diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan bersenjata di Papua sejak 2022, di antaranya pembunuhan personel TNI, penembakan aparat kepolisian, pembakaran kendaraan dinas, penganiayaan warga, pembunuhan tujuh penambang di Pegunungan Bintang pada Mei 2026, hingga kontak tembak dengan personel TNI di Boven Digoel pada Juni 2026.

Seluruh dugaan tersebut, menurut kepolisian, masih menjadi bagian dari proses penyelidikan dan pengembangan perkara.

Dalam operasi tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa tiga pucuk senjata api, 43 butir amunisi kaliber 5,56 mm, dua kapak, dua pisau panjang, satu unit handy talky (HT) Icom, satu buah peredam senjata, tujuh unit telepon genggam, serta barang bukti lainnya.

Selain itu, empat orang berinisial OH, SM, MM, dan LM turut diamankan untuk dimintai keterangan terkait dugaan keterlibatan dengan kelompok bersenjata tersebut. Penyidik masih mendalami peran masing-masing.

Kasatgas Humas juga menyampaikan bahwa selama pelaksanaan Operasi Damai Cartenz-2026 di Yahukimo, aparat sebelumnya telah mengamankan empat orang lainnya berinisial HH, KG, EH, dan AS yang disebut memiliki keterkaitan dengan KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue. Keempatnya kini menjalani proses hukum.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan operasi tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang diduga terlibat dalam berbagai aksi kekerasan di Papua.

“Seluruh tindakan dilakukan secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Barang bukti yang diamankan akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan untuk mengungkap jaringan kelompok bersenjata tersebut secara menyeluruh,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengatakan penyidik masih mendalami asal-usul persenjataan serta jaringan kelompok tersebut.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan bahwa penegakan hukum dilakukan terhadap pelaku tindak pidana bersenjata dan tidak ditujukan kepada masyarakat sipil. Hingga kini, penyidik masih melakukan pemeriksaan balistik terhadap senjata api yang disita serta mengembangkan penyidikan guna mengungkap jaringan kelompok bersenjata tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *