DPR

Reses di Tsinga, Dolfin Beanal Dorong Pembangunan Jembatan Permanen ke Lapter Mulu

3
×

Reses di Tsinga, Dolfin Beanal Dorong Pembangunan Jembatan Permanen ke Lapter Mulu

Sebarkan artikel ini

Caption: Anggota DPRK Mimika, Dolfin Beanal, meninjau langsung kondisi jembatan darurat yang menghubungkan Kampung Tsinga dengan Lapter Mulu saat melaksanakan kunjungan kerja pada Sabtu (11/7/2026). Peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat terkait akses transportasi di wilayah tersebut. (Foto: Ocen)

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Anggota DPRK Mimika, Dolfin Beanal, meninjau langsung jembatan darurat yang menghubungkan Kampung Tsinga dengan Lapangan Terbang (Lapter) Mulu saat melaksanakan Reses Tahap II Tahun 2026 di Distrik Tembagapura, Sabtu (11/7/2026).

Peninjauan dilakukan setelah masyarakat menyampaikan keluhan mengenai kondisi jembatan kayu yang selama ini menjadi satu-satunya akses penyeberangan menuju lapangan terbang serta kawasan perkebunan.

Dalam dialog bersama warga, tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa jembatan tersebut dibangun secara swadaya karena belum tersedianya jembatan permanen dari pemerintah. Meski memiliki risiko tinggi, fasilitas tersebut tetap digunakan setiap hari untuk mengangkut hasil pertanian dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :

Warga berharap pemerintah segera membangun jembatan permanen agar aktivitas transportasi, distribusi hasil kebun, serta akses menuju fasilitas pelayanan publik dapat berlangsung lebih aman dan lancar.

Menanggapi aspirasi tersebut, Dolfin Beanal menilai pembangunan jembatan permanen merupakan kebutuhan mendesak mengingat tingginya tingkat risiko yang dihadapi masyarakat saat melintasi jembatan darurat.

Menurutnya, infrastruktur tersebut tidak hanya dibutuhkan warga, tetapi juga akan mendukung mobilitas tenaga kesehatan, tenaga pendidik, serta aparat yang bertugas di wilayah Tsinga.

Dolfin mengatakan usulan pembangunan jembatan sebenarnya telah beberapa kali disampaikan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Karena itu, melalui hasil reses kali ini, ia akan kembali mendorong agar pembangunan jembatan penghubung Tsinga–Lapter Mulu menjadi prioritas pemerintah daerah dan dapat dipertimbangkan dalam pembahasan anggaran.

Ia berharap keberadaan jembatan permanen nantinya mampu meningkatkan keselamatan masyarakat, memperlancar akses transportasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi warga Kampung Tsinga.

Penulis: Yosep MayabubunEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *