Pemerintahan

DANA DESA BUKAN CUMA BUAT SEMEN! KAMPUNG NAWARIPI PAPUA TENGAH VIRAL JADI KAMPUNG MANDIRI BERKAT GEBRAKAN NYATA NORMAN DITUBUN

3
×

DANA DESA BUKAN CUMA BUAT SEMEN! KAMPUNG NAWARIPI PAPUA TENGAH VIRAL JADI KAMPUNG MANDIRI BERKAT GEBRAKAN NYATA NORMAN DITUBUN

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Kampung Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, berhasil meningkatkan status pembangunan desa hingga menjadi Kampung Mandiri berdasarkan hasil evaluasi terbaru. Pencapaian tersebut merupakan peningkatan signifikan dari status sebelumnya yang pada 2019 masih tergolong sebagai kampung tertinggal.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kampung Nawaripi di bawah kepemimpinan Kepala Kampung Norman Ditubun (Norbertus Ditubun) yang juga menjabat sebagai Ketua DPC APDESI Kabupaten Mimika.

Menurut Norman Ditubun, keberhasilan tersebut dicapai melalui pengelolaan Dana Desa yang tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi, serta pelayanan masyarakat.

Baca Juga :

“Kuncinya adalah sinergi dan inovasi. Kami tidak ingin dana desa hanya habis untuk pembangunan fisik tanpa memberikan dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).

Ia menjelaskan, perkembangan status Kampung Nawaripi berlangsung secara bertahap, mulai dari kategori Kampung Tertinggal pada 2019, meningkat menjadi Kampung Berkembang, kemudian Kampung Maju pada 2023 dan 2024, hingga akhirnya memperoleh status Kampung Mandiri.

Sejumlah program unggulan yang menjadi fokus pembangunan di antaranya adalah peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak asli Papua melalui program pendidikan di luar daerah, pemberdayaan masyarakat melalui penguatan peran RT, pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Merah Putih sebagai pusat pelatihan keterampilan bagi generasi muda.

Selain itu, Kampung Nawaripi juga mengembangkan kawasan wisata berbasis masyarakat di Paieve Mile 21 sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata.

Di bidang kesehatan, pemerintah kampung terus mendukung program penurunan angka stunting, pencegahan malaria, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Tidak hanya itu, Kampung Nawaripi juga menjalin kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika dalam melakukan kajian terhadap sejumlah program pembangunan guna memastikan setiap kebijakan yang dijalankan berbasis data dan hasil penelitian.

Norman berharap keberhasilan Kampung Nawaripi dapat menjadi motivasi bagi kampung-kampung lain di Kabupaten Mimika untuk terus berinovasi dalam memanfaatkan Dana Desa secara efektif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Harapan kami, Dana Desa benar-benar menjadi instrumen pembangunan yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menciptakan kemandirian kampung, serta membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda Papua,” pungkasnya.

Penulis: StendiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *