DPR

Pansus Air Bersih DPRK Mimika Tinjau Fasilitas Terbengkalai di Mimika Barat Tengah

2
×

Pansus Air Bersih DPRK Mimika Tinjau Fasilitas Terbengkalai di Mimika Barat Tengah

Sebarkan artikel ini

Caption: Panitia Khusus (Pansus) Air Bersih Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika berfoto bersama usai meninjau layanan dan fasilitas air bersih di wilayah Distrik Mimika Barat Tengah, Kamis (21/5/2026). FOTO: Stendy

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Panitia Khusus (Pansus) Air Bersih Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika melakukan peninjauan fasilitas air bersih di wilayah Distrik Mimika Barat Tengah, Kamis (21/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi fasilitas air bersih yang dikeluhkan warga karena tidak berfungsi sejak diresmikan.

Rombongan Pansus Air Bersih dipimpin Ketua Pansus, Rizal Pata’dan, didampingi Wakil Ketua Pansus Agustinus Murib, Sekretaris Pansus Federina Matirani, serta anggota lainnya yakni Herman Tangke Pare, Elias Rande Ratu, Daud Bunga, Benyamin Sasrira, Anton Pali, dan Bilianus Zoani. Peninjauan turut didampingi Wakil Ketua I DPRK Mimika, Asri Akkas.

Saat melakukan peninjauan, rombongan mendapati kondisi gedung Instalasi Pengelolaan Air Minum (IPAM) terlihat memprihatinkan. Area sekitar bangunan dipenuhi rumput liar dan tampak tidak terurus. Bangunan fasilitas air bersih tersebut juga terlihat kumuh karena minim perawatan sejak selesai dibangun.

Baca Juga :

Ketua Pansus Air Bersih DPRK Mimika, Rizal Pata’dan, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan langsung kondisi fasilitas yang dibangun pemerintah daerah agar benar-benar memberi manfaat kepada masyarakat.

“Kami datang untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus mendengar keluhan masyarakat. Apa yang disampaikan warga tentu akan kami teruskan kepada pemerintah daerah melalui OPD teknis terkait,” ujarnya.

Menurut Rizal, fasilitas air bersih yang dibangun menggunakan anggaran besar tidak boleh dibiarkan terbengkalai tanpa manfaat bagi masyarakat.

“Tidak ada gunanya dibangun semewah seperti ini tetapi tidak dinikmati masyarakat. Ini aset daerah yang menelan anggaran besar, namun manfaatnya tidak ada. Kami akan berjuang agar kebutuhan air bersih di sini benar-benar dapat dinikmati masyarakat,” tegasnya.

Wakil Ketua I DPRK Mimika, Asri Akkas, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilakukan agar tim Pansus dapat melihat langsung kondisi pelayanan air bersih di lapangan.

“Tentu keluhan yang disampaikan warga serta permasalahan yang ditemukan di lapangan menjadi perhatian untuk diteruskan kepada pemerintah, agar hal serupa tidak terjadi lagi dan kebutuhan dasar air bersih dapat dinikmati warga,” ungkapnya.

Sementara itu, sejumlah anggota Pansus lainnya menyoroti minimnya perhatian dinas teknis terhadap fasilitas air bersih di kampung-kampung wilayah Distrik Mimika Barat Tengah.

“Tidak boleh dibangun lalu ditinggalkan begitu saja seperti ini. Airnya tidak pernah keluar, ini sangat memprihatinkan,” ujar salah satu anggota Pansus.

Usai meninjau bangunan utama fasilitas air bersih, rombongan kemudian mengecek langsung kondisi pemasangan kran di rumah-rumah warga. Salah satu warga setempat, Fransisko Wau Kateyau, mengaku kecewa karena fasilitas yang dibangun beberapa tahun lalu itu tidak pernah berfungsi setelah diresmikan.

“Kami sangat menyesal karena air ini keluar hanya saat peresmian, setelah itu sampai sekarang tidak pernah keluar lagi,” ujarnya.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Mimika melalui dinas teknis segera mengambil langkah serius agar fasilitas tersebut dapat difungsikan kembali.

“Kita membangun untuk masyarakat supaya benar-benar dinikmati masyarakat, bukan seperti ini. Sekarang bangunannya kosong, kumuh dan terbengkalai,” katanya.

Fransisko juga berharap pemerintah dapat memberdayakan pemuda setempat untuk mengelola fasilitas air bersih tersebut.

“Anak-anak muda di sini perlu direkrut dan diberikan pelatihan supaya mereka sendiri yang menangani air bersih di kampung ini. Jangan mengambil tenaga dari luar,” ujarnya.

Penulis: StendyEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *