Ekonomipemerintah kabupaten Mimika

Hadirkan Harga Terjangkau, Pemkab Mimika Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha

2
×

Hadirkan Harga Terjangkau, Pemkab Mimika Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha

Sebarkan artikel ini

Caption : Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, Gat Tebay, bersama Kepala Seksi Distribusi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, Husnia, saat diwawancarai Nemangkawipos.com usai pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, Rabu (21/5/2026). Foto: Stendy.

{"data":{"source_platform":"mobile_2","pictureId":"06c6f0f825b9493a8bc707b7a89aa090","appversion":"8.6.0","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"retouch","originAppId":"7356","exportType":"","editType":"","alias":"","enterFrom":"enter_launch","capability_key":["sticker"],"capability_extra_v2":{"sticker":[{"panel":"sticker"}]},"effect_type":"tool","effect_id":"sticker"},"source_type":"hypic","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"client_key":"awgvo7gzpeas2ho6","template_id":"","filter_id":[],"capability_key":["sticker"],"capability_extra_v2":{"sticker":[{"panel":"sticker"}]}}"}
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkwipos.com – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Ketahanan Pangan terus berinovasi dan hadir membantu masyarakat melalui program Gerakan Pangan Murah menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, Gat Tebay, saat diwawancarai Nemangkawipos.com, Rabu (21/5/2026), mengatakan kegiatan pasar murah tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan menjelang hari besar keagamaan.

Menurutnya, sejumlah komoditas dijual dengan harga distributor, bahkan beberapa pangan lokal dijual di bawah harga beli.

Baca Juga :

“Untuk pelaksanaan pasar murah ini, ada beberapa komoditas yang kami jual dengan harga distributor seperti sembako. Sedangkan pangan lokal seperti sagu, kami jual di bawah harga beli. Kalau kami beli Rp50 ribu, maka dijual Rp45 ribu,” ujar Tebay.

Ia menjelaskan, Gerakan Pangan Murah dilakukan untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap tersedia menjelang Idul Adha, sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok.

“Biasanya menjelang hari raya terjadi kenaikan harga komoditas karena tingginya kebutuhan masyarakat. Karena itu kami mengambil langkah melalui gerakan pangan murah untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, kata Gat, program tersebut juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi yang terjadi akibat situasi ekonomi global.

“Situasi global hari ini menyebabkan inflasi. Maka Dinas Ketahanan Pangan hadir melalui gerakan pangan murah untuk membantu menekan inflasi. Program ini rutin kami laksanakan setiap menjelang hari besar keagamaan,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Seksi Distribusi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, Husnia, mengatakan kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar kali ini merupakan pelaksanaan ke-8 sepanjang tahun 2026.

“Hari ini kami melaksanakan kegiatan gerakan pangan murah yang ke-8 kalinya. Kami bekerja sama dengan distributor untuk menjual bahan pangan dengan harga subsidi guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut difokuskan untuk menekan laju inflasi menjelang Hari Raya Idul Adha sekaligus memastikan stok pangan tetap tersedia sesuai kebutuhan masyarakat. Berbagai komoditas dijual dalam kegiatan tersebut, termasuk bawang merah, cabai, beras, telur, minuman, hingga ikan subsidi dari Dinas Perikanan.

“Untuk cabai dijual Rp17 ribu per kilogram karena harganya memang tidak mengalami lonjakan. Beras premium tersedia sebanyak tiga ton, beras medium SPHP dua ton, dan telur sekitar dua ribu rak,” jelas Husnia.

Menurutnya, sepanjang tahun 2026 Dinas Ketahanan Pangan menargetkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah sebanyak 15 kali, dan hingga saat ini sudah delapan kali dilaksanakan.

“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat melalui gerakan pangan murah agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terjangkau,” pungkasnya.

Penulis: StendyEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *