KesehatanMasyarakat

BGN Nabire Perluas Pelayanan 3B untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita

20
×

BGN Nabire Perluas Pelayanan 3B untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita

Sebarkan artikel ini

Capt: Koordinator Wilayah SPPG Nabire, Marsel Asyerem. Badan Gizi Nasional melalui Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Kabupaten Nabire berkomitmen memperkuat pelayanan gizi bagi masyarakat di Papua Tengah.

Example 468x60

NABIRE, Nemangkawipos.com – Badan Gizi Nasional melalui Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Kabupaten Nabire berkomitmen memperluas jangkauan Pelayanan 3B guna memastikan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah Nabire mendapatkan asupan gizi dan nutrisi yang cukup serta berkualitas.

Koordinator Wilayah SPPG Nabire, Marsel Asyerem, mengatakan perluasan pelayanan tersebut merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesehatan generasi masa depan, khususnya kelompok rentan di Kabupaten Nabire.

“Program ini merupakan bentuk kehadiran negara untuk memastikan tidak ada ibu hamil, ibu menyusui maupun balita yang luput dari pemenuhan gizi penting,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Baca Juga :

Dalam upaya menyukseskan program tersebut, SPPG Nabire secara resmi menggandeng Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Nabire untuk memperkuat koordinasi dan pendataan sasaran program di lapangan.

Kolaborasi antar lembaga ini difokuskan pada pendataan secara menyeluruh terhadap kelompok sasaran Pelayanan 3B di seluruh distrik hingga kampung di wilayah Kabupaten Nabire.

Menurut Marsel, validitas data menjadi faktor penting agar distribusi bantuan gizi dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan tidak ada masyarakat yang terlewat menerima manfaat program.

“Dengan data yang akurat, maka penyaluran bantuan gizi bisa lebih maksimal dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Program perluasan Pelayanan 3B ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian, program tersebut diharapkan mampu menjadi langkah strategis dalam menekan angka stunting di Kabupaten Nabire.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *