Pemerintahan

Antisipasi Dampak Geopolitik, Pertamina Alihkan Suplai LPG ke Jayapura untuk Nabire

1
×

Antisipasi Dampak Geopolitik, Pertamina Alihkan Suplai LPG ke Jayapura untuk Nabire

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

NABIRE, Nemangkawipos.com – Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire menggelar diskusi intensif guna memastikan ketersediaan LPG tetap aman di tengah dinamika geopolitik global.

Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tersebut dilaksanakan pada Jumat (17/4/2026) dengan melibatkan berbagai instansi terkait.

Dalam forum itu, Pertamina menyampaikan bahwa kondisi geopolitik global berpotensi mempengaruhi ketahanan energi nasional, termasuk suplai LPG ke wilayah Papua Tengah yang selama ini dikirim dari Surabaya ke Nabire.

Baca Juga :

Sebagai langkah antisipasi, Pertamina melakukan pengalihan jalur distribusi LPG dari Surabaya ke Jayapura.

Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, mengapresiasi langkah cepat Pertamina dalam menjaga stabilitas pasokan energi bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi langkah proaktif Pertamina yang telah mengantisipasi potensi gangguan pasokan dengan melakukan pengalihan suplai. Yang terpenting saat ini adalah ketersediaan LPG bagi masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa perubahan jalur distribusi merupakan langkah yang wajar, meskipun berpotensi berdampak pada harga jual LPG akibat perbedaan ongkos angkut.

“Penyesuaian jalur distribusi tentu berdampak pada peningkatan biaya transportasi. Namun, ini merupakan konsekuensi logis demi menjaga ketersediaan LPG bagi masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pertamina memaparkan berbagai upaya yang telah dilakukan, mulai dari penyewaan kapal jenis Landing Craft Tank (LCT), pengurusan dokumen pelayaran dan kepabeanan, hingga menjajaki alternatif distribusi yang lebih efisien.

Salah satu opsi yang sedang dikaji adalah pemanfaatan kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), serta kerja sama dengan sejumlah perusahaan pelayaran seperti Tanto, SPIL, dan Temas untuk menekan biaya logistik.

Pemerintah daerah pun menyatakan siap mendukung langkah tersebut, termasuk menjembatani komunikasi dengan pihak pelayaran guna menjaga stabilitas harga LPG di tingkat masyarakat.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga distribusi energi tetap berjalan.

“Di tengah tantangan geopolitik global, Pertamina berkomitmen memastikan ketersediaan LPG bagi masyarakat, khususnya di Nabire. Pengalihan suplai ke Jayapura merupakan langkah strategis untuk menjaga kontinuitas pasokan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pertamina akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan guna mencari solusi terbaik dalam efisiensi distribusi.

“Kami membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra pelayaran untuk mengoptimalkan jalur distribusi agar lebih efisien, sehingga dapat membantu menekan harga LPG di masyarakat,” tutupnya.

Penulis: OcenEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *