Swasta

Bangun Ekosistem Pendidikan Papua, UNCEN dan PT Freeport Indonesia Resmi Teken MoU

33
×

Bangun Ekosistem Pendidikan Papua, UNCEN dan PT Freeport Indonesia Resmi Teken MoU

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Universitas Cenderawasih (UNCEN) bersama PT Freeport Indonesia resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) guna membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan di Papua.

Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UNCEN, Oscar Oswald O. Wambrauw, dan Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, dalam rangkaian kegiatan kuliah umum di Gedung Sains dan Kemitraan UNCEN, Jayapura, Rabu (6/4/2026).

Rektor UNCEN menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemitraan yang telah lama terjalin antara perguruan tinggi dan dunia industri.

Baca Juga :

“Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama kelembagaan, tetapi komitmen nyata untuk membangun masa depan Papua melalui pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara perguruan tinggi dan industri menjadi kunci dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.

Sementara itu, Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam menjawab kebutuhan sumber daya manusia di sektor pertambangan dan pembangunan daerah.

“Freeport membutuhkan SDM yang mumpuni, dan UNCEN dapat mempersiapkan lulusan sesuai kebutuhan tanpa mengorbankan standar pendidikan nasional,” jelasnya.

Tony juga menyebutkan bahwa hubungan antara PTFI dan UNCEN telah terjalin erat melalui berbagai kerja sama, mulai dari penelitian hingga pengembangan kapasitas akademik.

Selain MoU antara PTFI dan UNCEN, turut ditandatangani kerja sama trilateral yang melibatkan Arizona State University guna meningkatkan kualitas pendidikan dan mendorong akreditasi yang lebih tinggi.

Kerja sama ini mencakup pengembangan pendidikan, penelitian dan inovasi, peningkatan kapasitas SDM, serta berbagai program kolaboratif lainnya sebagai upaya mendorong kemajuan pendidikan di Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *