pemerintah kabupaten Mimika

Dinsos Mimika Siapkan Tim Respons Cepat Bantuan Duka OAP: Masyarakat Cukup Melapor, Bantuan Langsung Cair

29
×

Dinsos Mimika Siapkan Tim Respons Cepat Bantuan Duka OAP: Masyarakat Cukup Melapor, Bantuan Langsung Cair

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Sosial menghadirkan inovasi program bantuan duka dan santunan tunai bagi masyarakat Orang Asli Papua (OAP) yang tidak mampu. Program ini bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) dengan total anggaran sebesar Rp1,7 miliar.

Kepala Dinas Sosial Mimika, Hasan Kemong, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat OAP yang sedang mengalami kedukaan.

“Anggaran ini bersumber dari dana Otsus sebesar Rp1,7 miliar dan diperuntukkan bagi masyarakat asli Papua yang tidak mampu dalam situasi duka,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (2/4/2026).

Baca Juga :

Hasan mengungkapkan, dalam pelaksanaannya pihaknya bekerja sama dengan pihak ketiga, yakni penyedia usaha peti jenazah di Mimika, karena belum ada pelaku usaha dari OAP di bidang tersebut.

“Kami bekerja sama dengan pihak ketiga, karena saat ini belum ada usaha peti jenazah milik orang Papua. Jadi anggaran kami titipkan kepada penyedia jasa yang ada,” jelasnya.

Ia menambahkan, program ini sudah mulai berjalan dengan penyaluran bantuan kepada keluarga almarhum Teo Timang di Rumah Sakit Caritas.

“Kami langsung turun memberikan bantuan berupa santunan uang tunai dan peti jenazah kepada keluarga,” katanya.

Lebih lanjut, Hasan mengimbau masyarakat OAP yang berdomisili di Kabupaten Mimika, baik di RSUD, RS Caritas, maupun fasilitas kesehatan lainnya, agar segera melapor ke Dinas Sosial saat mengalami kedukaan.

“Masyarakat bisa datang langsung ke kantor Dinas Sosial atau menghubungi kami. Setelah laporan masuk, kami akan segera bergerak memberikan bantuan,” ujarnya.

Adapun tim yang dapat dihubungi yakni :
1. Yulita Kudiai, S.IP., M.AP (Kabid Rehabilitasi Sosial)
2. Ester Limbong, S.Sos., M.Si
3. Yosep Michael Murib, S.Sos
4. Melianus Badi
5. Elvi Notanubun, S.E
6. Maurits Pakage, S.Sos
7. Raymond Rahangmetan

Hasan juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi di Nabire guna menambah dukungan anggaran, sehingga program ini dapat menjangkau masyarakat OAP di wilayah pesisir dan pegunungan.

“Kami sudah ke Nabire untuk melobi anggaran ke Gubernur dan Dinas Sosial Provinsi, agar ke depan program ini bisa menjangkau seluruh wilayah Mimika,” pungkasnya.

Program ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi masyarakat OAP yang membutuhkan bantuan cepat dalam situasi duka, sekaligus memperkuat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Penulis: StendyEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *