Example floating
Example floating
Masyarakatpemerintah kabupaten Mimika

Pemerintah Kampung Enggin Gelar Syukuran dan Ritual Bakar Batu di Honai Adat Marga Kemong

3
×

Pemerintah Kampung Enggin Gelar Syukuran dan Ritual Bakar Batu di Honai Adat Marga Kemong

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Pemerintah Kampung Enggin, Distrik Alama, Kabupaten Mimika menggelar acara syukuran yang dirangkaikan dengan ritual adat bakar batu sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas berbagai pencapaian masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Honai adat Marga Kemong, Jalan WR Supratman, Timika, Sabtu (7/3/2026). Acara ini turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mimika Hasan Kemong, anggota DPRK Mimika Ester Komber, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Hasan Kemong menjelaskan bahwa kegiatan syukuran tersebut merupakan bagian dari tradisi adat masyarakat yang masih terus dilestarikan hingga saat ini.

Baca Juga :

“Syukuran ini dilakukan melalui ritual adat bakar batu sebagai bentuk rasa syukur atas peresmian Honai Intogoi. Honai ini memiliki arti penting bagi masyarakat sebagai simbol kebersamaan dalam Marga Kemong,” ujarnya.

Menurut Hasan, acara syukuran tersebut juga berkaitan dengan sejumlah pencapaian masyarakat, di antaranya peresmian rumah adat, masa pengabdian selama lima tahun, serta pembangunan fisik sebanyak 15 unit rumah bagi masyarakat.

Selain itu, syukuran juga menjadi ungkapan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta penghormatan kepada leluhur dan adat istiadat yang selama ini menjadi pedoman hidup masyarakat.

“Kita hidup memiliki aturan, yaitu aturan adat, Tuhan, dan leluhur. Tanpa semua itu kita tidak akan mendapatkan berkat,” katanya.

Sebagai putra dari suku Amungme, Hasan juga menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kita harus terus menjaga persaudaraan, baik dalam keadaan susah maupun senang. Kita bangun rumah ini, tanah ini, dan negeri ini untuk anak cucu generasi yang akan datang,” tambahnya.

Acara syukuran tersebut berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan menjadi momentum mempererat hubungan antara masyarakat, tokoh adat, serta pemerintah daerah dalam menjaga nilai-nilai budaya dan adat istiadat di Kabupaten Mimika.

Penulis: StendyEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *