Example floating
Example floating
HUKRIM

Tragedi di Bandara Korowai: Pesawat Smart Air Ditembaki, Pilot dan Co-Pilot Gugur

299
×

Tragedi di Bandara Korowai: Pesawat Smart Air Ditembaki, Pilot dan Co-Pilot Gugur

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BOVEN DIGOEL, Nemangmawipos.com– Insiden berdarah mengguncang Bandara Korowai Batu (Danowage), Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026) siang. Pesawat perintis milik maskapai Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR menjadi sasaran penembakan brutal oleh Orang Tak Dikenal (OTK) sesaat setelah mendarat. ​Peristiwa ini mengakibatkan dua awak pesawat, yakni pilot dan co-pilot, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Tanah Merah dan mendarat dengan normal di Bandara Korowai Batu. Namun, suasana berubah mencekam ketika pesawat baru saja terparkir di apron dan para penumpang mulai turun.

​Tembakan beruntun dilepaskan dari arah sekitar bandara. Di tengah kepanikan, para penumpang berhamburan menyelamatkan diri ke arah hutan. Naas, pilot dan co-pilot yang berusaha menyusul penumpang untuk mencari perlindungan justru menjadi sasaran tembak saat berada di area landasan runway.

Baca Juga :

​Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, membenarkan peristiwa tragis tersebut. Pihaknya menerima laporan adanya penembakan maskapai sipil di wilayah Korowai pada siang hari.

​“Kami mendapat informasi penembakan terhadap salah satu maskapai di wilayah Korowai, Boven Digoel. Untuk sementara, dapat kami pastikan ada dua korban jiwa (pilot dan co-pilot). Untuk kondisi penumpang lainnya masih terus kami dalami,” ujar Brigjen Faizal, Rabu sore.

​Menyikapi situasi tersebut, Satgas Damai Cartenz langsung melakukan konsolidasi kekuatan dan menerbangkan pasukan tambahan ke Boven Digoel untuk mengamankan lokasi serta mengevaluasi langkah evakuasi.

​“Sore ini pasukan sudah digeser ke Boven Digoel untuk menilai situasi di lapangan. Prioritas kami adalah memastikan keselamatan warga dan menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan evakuasi jenazah korban,” tambahnya.

Senada dengan hal itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, <span;>Kombes Pol. Adarma Sinaga, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah membuka akses informasi dari wilayah terpencil tersebut dan memastikan area bandara kembali kondusif.

Hingga berita ini diterbitkan, identitas maupun kelompok di balik serangan mematikan ini masih dalam proses penyelidikan intensif. Aparat gabungan TNI-Polri terus bersiaga dan memperketat pengamanan di area strategis untuk mencegah serangan susulan.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap penerbangan sipil di wilayah pedalaman Papua, yang menjadi urat nadi logistik dan transportasi bagi masyarakat setempat.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *