Example floating
Example floating
DPR

Ketua DPRD Minta Polisi Gencarkan Patroli Malam

435
×

Ketua DPRD Minta Polisi Gencarkan Patroli Malam

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika, Primus Natikapereyau, mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di Tanah Amungsa Bumi Kamoro.

Himbauan ini merespons eskalasi konflik dan rentetan aksi kekerasan yang terjadi di sejumlah titik strategis di wilayah Mimika belakangan ini.

Baca Juga :
​Saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Rabu (4/2/2026), Primus menyatakan keprihatinannya atas meningkatnya angka kriminalitas jalanan. Ia menyoroti tiga insiden berdarah dalam satu bulan terakhir yang telah memakan korban jiwa.

​”Saya mengimbau kepada masyarakat Mimika, terutama yang sering beraktivitas di luar rumah pada malam hari, agar tetap waspada. Dalam satu bulan terakhir, terdapat tiga kejadian menonjol yang merenggut nyawa, yakni di Jalan Ahmad Yani (Gang Singaraja), Jalan Bougenville, dan perempatan SP 1–SP 4,” ujar Primus.

​Politisi asal partai Golkar ini meminta pihak keamanan, khususnya Kepolisian Resor (Polres) Mimika, untuk bertindak cepat mengungkap motif di balik rangkaian kejadian tersebut.

Ia menegaskan pentingnya kehadiran aparat di lapangan guna memberikan rasa aman bagi warga, terutama para pelaku usaha kecil yang bergantung pada aktivitas malam hari.

​”Kami meminta pihak kepolisian segera menangkap para pelaku. Selain itu, patroli di malam hari harus ditingkatkan untuk menekan angka kriminalitas. Kita ingin Mimika tetap aman dan damai, sehingga masyarakat yang berjualan atau beraktivitas malam hari tidak merasa tertekan atau dihantui ketakutan,” tegasnya.

​Secara khusus, Primus juga memberikan pesan terbuka kepada para pelaku kejahatan agar bersikap kooperatif dan segera menyerahkan diri kepada pihak berwajib. Menurutnya, langkah ini jauh lebih baik untuk menghindari terjadinya salah sasaran yang dapat menambah daftar korban.

​”Saya berharap para pelaku secara ‘gentlemen’ menyerahkan diri agar Mimika tetap kondusif. Apapun persoalannya, biarlah diselesaikan melalui prosedur hukum yang berlaku di kepolisian. Yang salah harus dihukum sesuai undang-undang, dan yang tidak bersalah harus dibebaskan,” pungkasnya.

​Primus berharap dengan sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan, situasi di Kabupaten Mimika dapat kembali normal sehingga roda ekonomi dan aktivitas sosial warga dapat berjalan tanpa gangguan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *