Example floating
Example floating
DPR

Menelusuri ‘Air Macet’ di Atuka dan Amar: Primus Sebut Fasilitas Tak Berfungsi Pasca Diresmikan Bupati

320
×

Menelusuri ‘Air Macet’ di Atuka dan Amar: Primus Sebut Fasilitas Tak Berfungsi Pasca Diresmikan Bupati

Sebarkan artikel ini

Kondisi cuaca panas dan pasang air laut membuat warga di Mimika Tengah hingga Distrik Amar semakin menderita akibat sulitnya akses air layak. DPRK akan segera memanggil instansi terkait untuk evaluasi total!

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Fasilitas air bersih yang sebelumnya telah diresmikan oleh Bupati Mimika dilaporkan kembali macet atau tidak berfungsi. Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Primus Natikapereyau.

Saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (20/1/2026), Primus menyampaikan keprihatinannya terhadap sistem penyediaan air bersih yang tidak berjalan optimal, khususnya di sejumlah distrik.

“Sekarang ini kondisi cuaca panas dan air laut pasang tinggi. Di beberapa kampung, fasilitas air bersih yang sudah diresmikan itu tidak lagi bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Primus.

Baca Juga :

Ia menegaskan, proyek air bersih tersebut seharusnya benar-benar memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, terutama di distrik-distrik yang selama ini kesulitan mendapatkan akses air layak.

Menurut Primus, permasalahan tersebut terjadi di sejumlah wilayah, meliputi Distrik Mimika Tengah, Distrik Amar, hingga beberapa distrik di wilayah Mimika Barat dan Mimika Barat Tengah. Ia menilai perlu dilakukan pengawasan dan evaluasi menyeluruh oleh dinas teknis terkait agar fasilitas air bersih yang telah dibangun tidak hanya berfungsi saat peresmian semata, tetapi dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.

“Jangan sampai air hanya jalan saat diresmikan saja. Setelah itu mati total. Ini harus bisa dipantau dan dievaluasi secara serius oleh dinas terkait,” tegasnya.

Ketua DPRK Mimika itu juga meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis bertanggung jawab memastikan sistem air bersih yang telah dibangun benar-benar berfungsi dan dapat digunakan masyarakat secara berkelanjutan.

“Pemerintah sudah mengalokasikan anggaran dan membangun fasilitas. Sekarang tugas dinas adalah memastikan air bersih itu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

DPRK Mimika, lanjut Primus, akan mendorong evaluasi dan meminta laporan dari instansi terkait untuk mengetahui penyebab tidak berfungsinya fasilitas air bersih tersebut serta langkah perbaikan yang akan dilakukan ke depan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *