Example floating
Example floating
pemerintah kabupaten Mimika

Bupati Mimika Ngamuk! Mantan Pejabat ‘Nakal’ Tak Kembalikan Aset Bakal Disikat Paksa

302
×

Bupati Mimika Ngamuk! Mantan Pejabat ‘Nakal’ Tak Kembalikan Aset Bakal Disikat Paksa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Genderang perang terhadap penggelapan aset daerah ditabuh keras oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob. Dengan nada bicara meninggi, Rettob memberikan peringatan terakhir bagi para mantan pejabat di lingkungan Pemkab Mimika yang masih “betah” menyimpan fasilitas negara:

​Ketegasan ini muncul setelah terendus adanya praktik oknum mantan pejabat yang membawa pulang aset dinas hingga masa pensiun, seolah-olah barang milik negara adalah milik pribadi.

Baca Juga :
Rettob menegaskan bahwa aset negara memiliki aturan main yang saklek. Pejabat yang mutasi atau pensiun dilarang keras memboyong fasilitas dari instansi lamanya.

​“Aset di setiap dinas tidak boleh dibawa sampai pensiun. Jika sudah tidak menjabat, aset wajib dikembalikan ke dinas asal!” tegas Rettob dengan raut wajah serius, Kamis (15/1/2026).

​Bukan tanpa alasan Bupati bersikap keras. Praktik “bawa pulang aset” ini ditengarai menjadi biang kerok bengkaknya anggaran daerah. Rettob membongkar pola pemborosan yang merugikan rakyat: pejabat lama bawa mobil, pejabat baru minta beli mobil lagi.

​“Contohnya kendaraan dinas. Jika mobil dibawa pejabat lama, lalu pejabat baru pengadaan lagi, itu jelas pemborosan anggaran yang gila-gilaan,” cetusnya.

Ia mengingatkan bahwa anggaran daerah seharusnya bisa dialokasikan untuk kepentingan publik, bukan untuk memanjakan gaya hidup pejabat.

​Tak main-main dengan ucapannya, Bupati Rettob telah memberikan “kartu hijau” kepada bagian aset untuk melakukan tindakan represif di lapangan. Tidak ada lagi negosiasi manis atau surat imbauan yang diabaikan.

“Saya sudah perintahkan bagian aset, apabila ditemukan aset yang tidak dikembalikan, segera lakukan penarikan secara paksa!” pungkasnya menutup pernyataan.

​Kini, bola panas ada di tangan para mantan pejabat. Apakah mereka akan kooperatif, atau publik akan menyaksikan drama penjemputan paksa kendaraan dan aset dinas dalam waktu dekat?

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *