Example floating
Example floating
pemerintah kabupaten Mimika

BREAKING: Bupati Johannes Rettob “Cuci Gudang” Birokrasi Mimika, Enam Jabatan Krusial Segera Dieksekusi!

291
×

BREAKING: Bupati Johannes Rettob “Cuci Gudang” Birokrasi Mimika, Enam Jabatan Krusial Segera Dieksekusi!

Sebarkan artikel ini

Bupati Johannes Rettob buktikan keseriusannya! Tidak ada lagi tempat bagi pejabat yang "nyaman" di zona merah. Dengan mekanisme "Seleksi Maut" dan Job Fit, birokrasi Mimika kini memasuki fase Cuci Gudang.

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Langkah besar penataan birokrasi di Pemerintah Kabupaten Mimika kini mencapai fase krusial. Bupati Mimika, Johannes Rettob, secara tegas memberikan sinyal bahwa gerbong penyegaran jabatan struktural sedang bergerak cepat dan tidak akan terhenti oleh spekulasi liar di luar sana.

Bupati Rettob menegaskan bahwa perombakan ini bukanlah langkah tergesa-gesa atau tanpa perhitungan. Ia menyebut proses ini sebagai “Operasi Pembersihan dan Penataan” yang wajib tunduk pada mekanisme pemerintah pusat.

Baca Juga :
​Tidak ada celah bagi pejabat santai. Pengisian jabatan kini dipagari dengan seleksi terbuka (Selter) untuk 11 posisi pimpinan tinggi. Tak tanggung-tanggung, pejabat yang sudah “nyaman” lebih dari lima tahun langsung diseret ke meja evaluasi kinerja, sementara pejabat menengah wajib melewati ujian maut job fit.

​“Seluruh tahapan sudah kita eksekusi! Mulai dari eselon III hingga IV, semuanya kita uji. Seleksi terbuka, evaluasi, hingga job fit berjalan tegak lurus sesuai regulasi,” tegas Rettob dengan nada bicara yang meyakinkan, Selasa (13/1/2026).

​Kabar terbarunya, hasil “penyaringan” ketat ini sedang dirampungkan untuk dikirim ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pemerintah daerah kini tinggal menunggu Pertimbangan Teknis (Pertek) sebagai senjata pamungkas untuk melantik pejabat definitif.

Rettob juga membongkar alasan di balik dinamika ini: adanya perombakan besar-besaran pada struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui Perda baru.

​“Begitu nomor registrasi organisasi keluar, kita langsung tancap gas. Pengisian jabatan akan disesuaikan dengan struktur baru. Tidak ada waktu untuk menunda,” jelasnya.

​Dari 11 jabatan yang dipertaruhkan, lima posisi sudah resmi terkunci, sementara enam sisanya tinggal menghitung hari menunggu restu BKN. Bupati Rettob menjamin seluruh drama penataan ini akan tuntas dalam satu tahun anggaran.

“Enam jabatan sisa akan segera kita eksekusi setelah Pertek BKN keluar. Pelantikan dilakukan tepat waktu, tanpa pengecualian!” pungkasnya.

​Tak sekadar melantik, Rettob juga menyiapkan “Kawah Candradimuka” berupa pembekalan dan pelatihan intensif bagi para pejabat terpilih. Tujuannya jelas: menciptakan birokrasi yang profesional dan haus akan pelayanan publik, bukan sekadar duduk di kursi jabatan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *