Example floating
Example floating
HUKRIM

Teror OTK di Serui Mekar Timika, Tangan Warga Putus Dibacok, Video Korban Viral di WhatsApp

256
×

Teror OTK di Serui Mekar Timika, Tangan Warga Putus Dibacok, Video Korban Viral di WhatsApp

Sebarkan artikel ini

Caption: Kondisi korban penganiayaan oleh OTK di Jalan Serui Mekar, Distrik Mimika Baru, saat mendapatkan penanganan medis dengan luka serius yang sangat memprihatinkan.

Oplus_0
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com — Suasana tenang di malam hari berubah menjadi mencekam setelah seorang pria dewasa menjadi korban penganiayaan berat oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di kawasan Jalan Serui Mekar, Distrik Mimika Baru, Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 21.45 WIT.

Insiden berdarah tersebut sontak menghebohkan publik setelah video amatir korban bersimbah darah beredar luas di berbagai grup WhatsApp. Dalam rekaman singkat itu, korban terlihat mengalami luka serius pada tangan kanan yang diduga kuat terputus akibat sabetan senjata tajam.

Aparat kepolisian yang menerima laporan warga segera mendatangi lokasi kejadian. Kapolsek Mimika Baru, AKP Putut Yudha Pratama, membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa korban merupakan warga pendatang yang saat itu tengah melintas di lokasi.

Baca Juga :

“Benar, kejadiannya di Serui Mekar. Korban sudah kami evakuasi ke RSMM Caritas Timika untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Saat ini tim medis masih berupaya menangani luka-lukanya,” ujar AKP Putut saat dikonfirmasi, Minggu malam.

Hingga berita ini diturunkan, identitas pelaku dan motif kejadian masih dalam penyelidikan. Polisi belum dapat menggali keterangan dari korban karena kondisinya masih menjalani perawatan intensif dan mengalami trauma berat.

Saat ini, pelaku masih dalam pengejaran (lidik). Polisi juga masih mendalami dugaan tindak pidana, apakah peristiwa ini merupakan percobaan pembegalan atau penganiayaan berat murni.

AKP Putut menegaskan bahwa jajarannya terus bekerja di lapangan untuk mengungkap pelaku dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada.

“Kami minta masyarakat tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan. Tim kami sedang melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku,” pungkasnya.

Seiring meningkatnya kekhawatiran warga, masyarakat diimbau menghindari aktivitas di luar rumah pada larut malam, khususnya di kawasan sepi dan rawan kriminalitas.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *