Example floating
Example floating
Swasta

Tembus Medan Sulit, Freeport Fasilitasi Ribuan Karyawan Mudik Nataru ke Pedalaman Papua

228
×

Tembus Medan Sulit, Freeport Fasilitasi Ribuan Karyawan Mudik Nataru ke Pedalaman Papua

Sebarkan artikel ini

Capt : Momen manis terekam di Bandara Mozes Kilangin (11/12) saat Persekila Kayame dan adiknya menerima bingkisan Natal sebelum terbang ke Enarotali. Di balik senyum mereka, ada rindu yang sebentar lagi tuntas, dan ada kasih sayang seorang ayah, Simon Kayame, yang bekerja keras agar keluarganya bisa merayakan Natal dengan penuh sukacita di kampung halaman.

Example 468x60

TIMIKA, Nemangmawipos.com – Ribuan karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) beserta keluarga mulai memadati Bandara Mozes Kilangin, Timika, sejak Kamis (11/12/2025). Mereka memanfaatkan fasilitas pesawat dan kapal khusus dalam program Christmas Flight & Boat untuk pulang ke kampung halaman di wilayah pegunungan dan pesisir Papua.

Salah satu penumpang, Persekila Kayame, mengungkapkan rasa syukurnya. Putri dari Simon Kayame, karyawan PTFI ini, hendak bertolak menuju Enarotali, Kabupaten Paniai, bersama ibu, nenek, dan kedua adiknya.

​”Puji Tuhan, tahun ini Bapak mendapat tiket pesawat dari PTFI untuk kami sekeluarga. Di sana, kakak sudah menunggu kami untuk merayakan Natal dan Tahun Baru bersama,” ujar Persekila saat bersiap di ruang tunggu keberangkatan.

Baca Juga :

Vice President Papuan Affairs Department PTFI, Soleman Faluk, menjelaskan bahwa program ini adalah bentuk nyata perhatian perusahaan terhadap kesejahteraan karyawan. Mengingat kondisi geografis Papua yang menantang dan terbatasnya infrastruktur darat, perjalanan ke pedalaman bukanlah hal yang mudah.

​”Tingginya mobilitas karyawan di masa libur Nataru, terutama mereka yang harus menggunakan armada udara perintis dan kapal ke pelosok, menjadi perhatian khusus bagi kami,” jelas Soleman.

​Melalui program ini, PTFI menyediakan berbagai moda transportasi untuk menjangkau daerah terpencil:
1. Wilayah Pegunungan: Menggunakan pesawat khusus dan helikopter untuk rute Enarotali, Wagethe, Duma, Moanemani, dan Tsinga.
2. Wilayah Pesisir: Menyiapkan kapal boat untuk mengantar karyawan ke dermaga Agimuga dan Potowaiburu.

Periode keberangkatan dijadwalkan berlangsung dari 11 hingga 23 Desember 2025, sementara untuk penjemputan kembali ke area kerja akan dilakukan pada 6 hingga 20 Januari 2026.

​Program ini utamanya menyasar karyawan yang berasal dari dua suku utama, yaitu Amungme dan Kamoro, serta lima suku kerabat lainnya seperti Dani, Nduga, Damal, Moni, dan Mee/Ekari.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *