Example floating
Example floating
DPR

Warga Inauga Keluhkan BLT Salah Sasaran, Legislator Mimika Mery Pongutan Siap Kawal Aspirasi ke Pemerintah

221
×

Warga Inauga Keluhkan BLT Salah Sasaran, Legislator Mimika Mery Pongutan Siap Kawal Aspirasi ke Pemerintah

Sebarkan artikel ini

Capt : Anggota DPRK Mimika, Mery Pongutan, turun langsung mendengarkan aspirasi warga RT 13, Kelurahan Inauga, Distrik Wania dalam agenda Reses Tahap III, Rabu (17/12/2025). Sejumlah isu krusial seperti akurasi data BLT, akses BPJS Kesehatan, hingga pengelolaan sampah menjadi fokus utama dalam dialog ini. Selain menyerap aspirasi untuk diperjuangkan ke tingkat pemda, legislator Partai Golkar ini juga menyerahkan bantuan nyata berupa mesin babat rumput dan bantuan dana sosial bagi gereja setempat. Foto: Stendy

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Masalah akurasi data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) menjadi sorotan utama dalam agenda Reses Tahap III Tahun 2025 yang digelar Anggota Dewan Perwakilan Kabupaten (DPRK) Mimika, Mery Pongutan. Kegiatan ini berlangsung di RT 13, Kelurahan Inauga, Distrik Wania, pada Rabu (17/12/2025).

​Dalam pertemuan tersebut, warga secara terbuka mengeluhkan distribusi BLT yang dinilai tidak tepat sasaran, sehingga banyak masyarakat yang benar-benar membutuhkan justru tidak terakomodasi. Selain persoalan bantuan sosial, warga juga menyampaikan aspirasi terkait sulitnya akses kartu BPJS Kesehatan dan kendala pengelolaan sampah di lingkungan pemukiman mereka.

Baca Juga :
Mery Pongutan, legislator dari Partai Golkar yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) IV, menegaskan bahwa seluruh keluhan tersebut telah dicatat sebagai poin prioritas untuk segera ditindaklanjuti.

​”Persoalan BLT dan BPJS Kesehatan merupakan keluhan klasik yang kami temukan di berbagai wilayah. Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti harapan warga ini kepada pemerintah daerah melalui OPD teknis terkait karena sifatnya yang sangat mendesak,” ujar Mery di sela-sela dialog.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Mery juga memberikan bantuan berupa unit mesin babat rumput untuk menunjang kebersihan di RT 13, bantuan dana tunai untuk Gereja GMKI dan Klasis GPI Papua, serta paket logistik bagi warga Kelurahan Inauga.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Lurah Inauga, Gerson Rumbarar memberikan klarifikasi bahwa ketidakakuratan penyaluran bantuan disebabkan oleh penggunaan basis data lama. Namun, ia menjanjikan adanya perubahan pada tahun mendatang.

​”Tahun depan kami akan melakukan pembaruan data secara menyeluruh melalui pengurus RT agar bantuan sosial lebih tepat sasaran. Terkait layanan kesehatan, warga yang belum memiliki BPJS dapat melapor ke kantor kelurahan untuk kami teruskan ke Dinas Kesehatan,” jelas Gerson.

​Selain itu, Gerson menekankan pentingnya disiplin warga dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan memanfaatkan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Jalan Busiri sesuai jadwal. Ia juga memberikan jaminan bahwa seluruh pelayanan administrasi surat-menyurat di kantor kelurahan tersedia secara gratis tanpa pungutan biaya, didukung oleh fasilitas Poskesdes untuk layanan kesehatan dasar.

Agenda reses ini turut dihadiri oleh jajaran staf kelurahan, pendamping dari Sekretariat DPRK Mimika, serta sejumlah pengurus Partai Golkar, yang semuanya disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *