HUKRIM

Kronologi Pembunuhan Jorianus Yolemal di SP 3 Timika: Berawal dari Undangan Medsos hingga Antisipasi Bentrok Antar Kelompok

4
×

Kronologi Pembunuhan Jorianus Yolemal di SP 3 Timika: Berawal dari Undangan Medsos hingga Antisipasi Bentrok Antar Kelompok

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Kepolisian Sektor Kwamki Narama tengah mengejar pelaku pembunuhan yang menewaskan Jorianus Yolemal (25) di Jalur Diponegoro tembusan Jili Ale, SP 3 pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 17.59 WIT.

Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki saat dikonfirmasi pada Minggu (27/9/2026) menjelaskan, berdasarkan keterangan di lapangan, korban dipengaruhi oleh seorang perempuan melalui media sosial untuk bertemu di SP 3.

“Saat korban tiba di TKP, korban dibunuh oleh pelaku,” jelasnya.

Baca Juga :

Kapolsek mengatakan, jenazah korban sudah dibawa ke Kelompok Niwigalen untuk dikremasi.

Dijelaskannya, selama proses kremasi berlangsung, sempat terjadi provokasi dari kedua kelompok. Akan tetapi, aparat kepolisian berhasil mengamankan situasi sampai prosesi kremasi selesai.

“Berdasarkan informasi dari Kubu Niwigalen, mereka berencana melakukan penyerangan pada Senin (28/9/2026) sehingga perlu disiapkan personel untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi saling serang yang agresif antar kedua kelompok masyarakat,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 17.59 WIT JY ditemukan tewas di Jalur Diponegoro tembusan Jili Ale, SP 3.

Berdasarkan keterangan saksi berinisial D.Y.R, awalnya ia bersama istri dan anaknya sedang berada di dalam rumah.

Karena sudah gelap, saksi pun hendak menyalakan lampu, dan kemudian mendengar suara sepeda motor dan dengar teriak “aduh”.

Mendengar suara tersebut, saksi pun langsung memadamkan lampu dan meminta nomor kepolisian di WAG jemaatnya.

Selanjutnya saksi menghubungi nomor Kapolsek Kuala Kencana. Tak lama berselang, Kapolsek Kuala Kemcana beserta personelnya menuju ke TKP.

Dan benar saja, korban pun ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia dan ditubuh tertancap anak panah.

Kepolisian pun menemukan sejumlah barang bukti seperti tujuh buah anak panah, satu buah parang, dompet, HP, KTP dengan identitas berinisial J.Y, satu plastik berisikan pinang kaleng bir bintang dan botol minuman.

Penulis: Stendi Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *